WHO: 46% Kasus COVID-19 Global Terjadi di India

Oleh Benedikta Miranti Tri Verdiana pada 06 Mei 2021, 07:30 WIB
Diperbarui 06 Mei 2021, 07:30 WIB
Warga India antre mendapatkan oksigen gratis
Perbesar
Pasien bernapas dengan bantuan oksigen yang disediakan oleh Gurudwara (Kuil Sikh) di bawah tenda yang dipasang di sepanjang tepi jalan di Ghaziabad, India, Selasa (4/5/2021). Amukan tsunami COVID-19 di India memunculkan kelangkaan oksigen (Money SHARMA/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - India menyumbang 46 persen dari kasus COVID-19 baru yang tercatat di seluruh dunia minggu lalu dan satu dari empat kematian, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Rabu (5/5).

Lonjakan virus corona di India, termasuk varian baru yang sangat menular yang pertama kali diidentifikasi di sana, telah menyebabkan rumah sakit kehabisan tempat tidur dan oksigen, serta kamar mayat dan krematorium meluap. Demikian seperti mengutip Channel News Asia, Kamis (6/5/2021).

Banyak orang meninggal di ambulans dan tempat parkir mobil karena terlalu lama menunggu tempat tidur atau oksigen.

Di seluruh dunia, 5,7 juta kasus baru dilaporkan minggu lalu dengan lebih dari 93.000 kematian, kata WHO dalam laporan epidemiologi mingguannya. India melaporkan hampir 2,6 juta kasus baru, peningkatan 20 persen pada minggu sebelumnya, dan 23.231 kematian.

Angka-angka tersebut didasarkan pada penghitungan resmi, sehingga proporsi India bisa lebih besar jika, seperti yang diyakini banyak ahli, sejumlah besar kasus dan kematian tidak dicatat di sana karena sistem menjadi kewalahan. 

India menyumbang hampir 18 persen dari populasi dunia.

2 dari 4 halaman

Kasus COVID-19 Menyebar ke Negara Tetangga

Warga India antre mendapatkan oksigen gratis
Perbesar
Seorang pasien pingsan saat dilarikan dengan becak di luar Gurudwara (Kuil Sikh) yang memberikan oksigen gratis kepada pasien di bawah tenda yang dipasang di sepanjang pinggir jalan di Ghaziabad, Selasa (4/5/2021). Amukan tsunami COVID-19 di India memunculkan kelangkaan oksigen. (Money SHARMA/AFP)

Ada tanda-tanda wabah India menyebar ke tetangganya. 

Nepal mencatat peningkatan 137 persen kasus menjadi 31.088 pekan lalu, sementara wabah COVID-19 di Sri Lanka juga meningkat, kata WHO.

Pada hari Selasa, India menjadi negara kedua yang mencatat 20 juta infeksi, setelah Amerika Serikat. 

Kematian akibat virus corona di India naik dengan rekor 3.780 selama 24 jam terakhir, dengan infeksi harian meningkat 382.315 pada hari Rabu.

3 dari 4 halaman

Infografis Varian B117 Covid-19 Seperti di India Sudah Masuk Indonesia:

Infografis Varian B117 Covid-19 Seperti di India Sudah Masuk Indonesia
Perbesar
Infografis Varian B117 Covid-19 Seperti di India Sudah Masuk Indonesia (Liputan6.com/Triyasni)
4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓