Takut Dipenjara 15 Tahun Usai Nonton Drama Korsel, 10.000 Pelajar Korut Serahkan Diri

Oleh Liputan6.com pada 05 Mei 2021, 04:00 WIB
Diperbarui 05 Mei 2021, 04:00 WIB
Ilustrasi Korea Utara (AFP)
Perbesar
Ilustrasi Korea Utara (AFP)

Liputan6.com, Pyongyang - Akibat diam-diam menonton drama Korea Selatan, 10.000 pelajar Korea utara menyerahkan diri secara sukarela ke pihak berwenang. Aktivitas yang mereka lakukan adalah hal terlarang di negeri pimpinan Kim Jong-un, sehingga membuat para murid khawatir mendapatkan sanksi berat jika ketahuan.

Dikutip dari koreaboo, Selasa (4/5/2021), menurut seorang informan, pelajar tersebut menyerahkan diri karena menonton konten telarang. 5.000 pemutar DVD juga diserahkan ke Pusat Keamanan Masyarakat dan juga kantor polisi.

Aksi ramai-ramai menyerahkan diri itu dilakukan dengan harapan mereka akan mendapatkan hukuman yang lebih ringan.

2 dari 3 halaman

Terancam 15 Tahun Penjara

Ilustrasi penjara (AFP)
Perbesar
Ilustrasi penjara (AFP)

Di Korea Utara, jika tertangkap basah menonton, melihat foto, dan membaca buku dari Korea Selatan, mereka dapat dijatuhi hukuman hingga 15 tahun penjara.

Jika bahasa Korea Selatan digunakan, hukuman penjara dua tahun jadi sanksi.

Korea Utara memang terkenal mengawasi konten yang dikonsumsi oleh warganya. Mereka secara tegas melarang konten dari Korea Selatan untuk disebarkan dan dilihat oleh warganya.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un juga dikabarkan telah menindak para pemuda yang menggunakan pakaian kasual.

 

Reporter: Paquita Gadin

3 dari 3 halaman

Infografis 5 Khasiat Madu untuk Perawatan Kecantikan

Infografis 5 Khasiat Madu untuk Perawatan Kecantikan
Perbesar
Infografis 5 Khasiat Madu untuk Perawatan Kecantikan. (Liputan6.com/Lois Wilhelmina)
Lanjutkan Membaca ↓