Indonesia Sukses Ekspor Pakan Ternak Hingga ke Brunei Darussalam

Oleh Benedikta Miranti Tri Verdiana pada 05 Mei 2021, 07:02 WIB
Diperbarui 05 Mei 2021, 07:02 WIB
Pakan Ternak
Perbesar
Selaku otoritas karantina, melalui tindakan karantina memastikan seluruh produk pertanian yang akan diekspor telah memenuhi persyaratan internasional

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia berhasil melakukan ekspor pakan ternak ke pasar Brunei Darussalam.

Baru-baru ini, sebanyak 52,5 ton pakan ternak sapi Indonesia senilai hampir Rp 200 juta berhasil menembus pasar Brunei Darussalam yang dikirimkan pada Jumat 30 April 2021. Produk konsentrat pakan sapi dengan brand “JABFeed” ini adalah hasil produksi Koperasi Agro Niaga (KAN) Jabung Syariah di Malang, Jawa Timur.

“Diharapkan ekspor produk ini akan berkelanjutan dengan pengiriman yang berlangsung secara rutin," ujar Duta Besar Indonesia untuk Brunei Darussalam, Sujatmiko seperti dikutip dari situs Kemlu.go.id, Rabu (5/5/2021).

“Dengan menjaga kualitas yang baik dan harga yang kompetitif, Indonesia masih berpeluang untuk terus meningkatkan akses pasar pakan hewan di Brunei. Brunei masih membutuhkan cukup banyak suplai pakan hewan dari luar negeri, mengingat volume produksi domestik baru mencukupi 39,9% permintaan," tambahnya. 

2 dari 2 halaman

Ekspor Pakan Ternak

Pakan Ternak
Perbesar
Komoditas asal sub sektor peternakan dengan nilai Rp 53,2 juta telah melalui serangkaian tindakan karantina pertanian

Tidak hanya pakan untuk ternak sapi, namun pakan kambing dan ayam, bahkan pakan ikan dan pakan hewan kesayangan, juga masih memiliki potensi cukup besar untuk disuplai oleh Indonesia.

Diharapkan juga kebutuhan sektor pertanian Brunei lainnya, seperti obat, vitamin dan alat produksi juga dapat disuplai dari Indonesia.

Diharapkan dengan dukungan Kementerian Pertanian, pemerintah daerah, dan instansi terkait, upaya akses pasar yang lebih besar berjalan semakin lancar.

Lanjutkan Membaca ↓