Proyek Pemasangan Lantai di Colosseum Italia Akan Pakai Teknologi Tinggi

Oleh Benedikta Miranti Tri Verdiana pada 04 Mei 2021, 07:30 WIB
Diperbarui 04 Mei 2021, 07:30 WIB
Koloseum
Perbesar
Koloseum merupakan bangunan bersejarah yang terletak di Roma, Italia. Bangunan ini menjadi tempat untuk pertandingan antara gladiator

Liputan6.com, Jakarta - Colosseum Romawi kuno sekali lagi akan memiliki lantai berkat proyek baru berteknologi tinggi yang telah diumumkan oleh kementerian kebudayaan Italia.

“Ini adalah proyek yang luar biasa,” ujar Menteri Kebudayaan Italia Dario Franceschini mengatakan pada Minggu (2/5) saat dia menjelaskan rencana untuk membuat lantai yang fleksibel untuk memberikan pengunjung gambaran yang lebih baik tentang bagaimana arena tersebut akan terlihat ketika gladiator bertempur sampai mati di depan kerumunan penonton dan pejabat. Demikian seperti mengutip Al Jazeera, Senin (3/5/2021). 

"Ini akan memungkinkan Anda untuk melihat keagungan Colosseum dari tengah (arena)," katanya dalam sebuah tweet di mana dia juga mengungkapkan simulasi seperti apa lantai baru itu nantinya.

Lantai terakhir telah dihilangkan oleh para arkeolog pada abad ke-19 sehingga mereka bisa melihat labirin kamar dan koridor yang terletak di bawah arena dengan lebih baik.

Bagian tersebut tidak pernah sepenuhnya diganti dan orang hanya bisa berjalan di sekitar tepi bangunan dan melihat ke bawah ke reruntuhan ruang bawah tanah tempat gladiator.

2 dari 2 halaman

Akan Selesai di Tahun 2023

Mengenal Kemegahan dan Pesona Koloseum Roma
Perbesar
Berkunjung ke Roma, Italia tak lengkap rasanya bila tak mengunjungi koloseum.

Sebuah perusahaan teknik Italia, Milan Ingegneria, memenangkan kontrak senilai 18,5 juta euro ($ 22,2 juta) untuk merancang lantai baru dan telah berjanji untuk menyelesaikan proyek tersebut pada tahun 2023.

Platform kayu akan terdiri dari ratusan bilah yang dapat diputar untuk menghadirkan cahaya alami ke ruang bawah tanah.

Colosseum adalah objek wisata paling populer di Italia, dan menarik sekitar 7,6 juta pengunjung pada 2019, sebelum virus corona menyerang.

Colosseum yang dibangun 2.000 tahun yang lalu, arena batu tersebut adalah amfiteater terbesar di kekaisaran Romawi, yang pernah membentang hingga Inggris, Mesir, dan Turki.

Dulunya, Colosseum memiliki hingga 70.000 kursi dan menyelenggarakan pertarungan gladiator, eksekusi, dan perburuan hewan.

Lanjutkan Membaca ↓