Taiwan Bantu Penanganan Tsunami COVID-19 di India, Kirim 500 Tabung Oksigen

Oleh Liputan6.com pada 02 Mei 2021, 19:35 WIB
Diperbarui 02 Mei 2021, 19:35 WIB
FOTO: Barisan Jasad Korban COVID-19 di India Antre untuk Dikremasi
Perbesar
Jasad korban virus corona COVID-19 berbaris untuk dikremasi di tempat kremasi di New Delhi, India, Rabu (28/4/2021). Berdasarkan data Johns Hopkins University, Rabu (28/4/2021), kasus COVID-19 di India mencapai 17,6 juta. (Money SHARMA/AFP)

Liputan6.com, Taipei - Taiwan menerbangkan bantuan penanganan COVID-19 yang terdiri dari 150 konsentrator oksigen dan 500 tabung oksigen ke New Delhi, India, pada Minggu 2 Mei 2021.

Paket tersebut merupakan kiriman bantuan pertama dari Taiwan untuk India, yang sedang menghadapi krisis kesehatan saat memerangi gelombang kedua pandemi yang mematikan.

Pada Sabtu, India mencatat lebih dari 400.000 kasus baru COVID-19.

Kementerian Luar Negeri Taiwan mengatakan kiriman bantuan itu diberangkatkan dengan sebuah pesawat kargo milik maskapai China Airlines pada Minggu pagi dan akan diterima oleh Palang Merah India, Reuters mewartakan, dikutip dari Antara, Minggu (2/5/2021).

Taiwan akan terus memberikan bantuan sesuai kebutuhan, kata kementerian itu.

"Konsentrator dan tabung oksigen ini adalah cinta dari Taiwan. Lebih banyak bantuan untuk teman-teman kita di India sedang dalam proses. #IndiaStayStrong!," cuit Menteri Luar Negeri Joseph Wu melalui Twitter.

Konsentrator oksigen berfungsi mengurangi nitrogen dari suplai udara untuk menghasilkan suplai udara yang diperkaya oksigen ke pasien.

2 dari 3 halaman

Cermin Kedekatan India - Taiwan

Potret India yang Babak Belur Dihantam Tsunami Covid-19
Perbesar
Kerabat pasien yang menuntut perhatian petugas kesehatan berdebat dengan mereka di rumah sakit pemerintah khusus COVID-19 di Ahmedabad, India, Selasa (27/4/2021). Kasus virus corona di India melonjak lebih cepat dari tempat lain di dunia. (AP Photo/Ajit Solanki)

India, seperti kebanyakan negara, tidak memiliki hubungan diplomatik formal dengan Taiwan, yang diklaim China sebagai bagian dari wilayahnya. Namun, India dan Taiwan semakin dekat dalam beberapa tahun terakhir karena antipati bersama mereka terhadap Beijing.

Taiwan melihat India sebagai negara demokrasi dan teman yang berpikiran sama, dan kedua negara juga membangun hubungan budaya dan ekonomi yang erat.

Tahun lalu, Taiwan menuduh Beijing berusaha memberlakukan sensor di India setelah kedutaan besar China di New Delhi menyarankan jurnalis lokal untuk mematuhi prinsip "satu China", menyusul iklan di surat kabar yang menandai hari nasional Taiwan.

3 dari 3 halaman

Simak video pilihan berikut:

Lanjutkan Membaca ↓