Ketahuan Bersama PSK, Pria Ini Salahkan Vaksin COVID-19 Buat Libidonya Naik

Oleh Liputan6.com pada 27 Apr 2021, 18:35 WIB
Diperbarui 27 Apr 2021, 18:35 WIB
Ilustrasi PSK
Perbesar
Ilustrasi PSK di lokalisasi. (Istimewa)

Liputan6.com, Eboli - Seorang pensiunan Italia (85) didenda karena melanggar aturan penguncian untuk bertemu PSK dan menyalahkan libidonya yang meningkat karena vaksin Covid-19.

Pria itu, yang belum disebutkan namanya, mengatakan kepada polisi di Italia yang tertegun dorongan seksnya telah 'menembus atap' setelah menerima vaksin COVID-19.

Petugas mengungkapkan dia telah didenda dua kali dalam waktu kurang dari satu jam dengan PSK yang menggunakan rumah mobil untuk bekerja seperti yang biasa dilakukan di Eboli, Italia selatan, tempat pria itu dihentikan.

Pria itu didenda € 1.000 (Rp 17,4 juta) karena pelanggaran ganda dan membuat polisi heran ketika lansia itu berkata, "Ini akibat suntikan Covid, itu membuatku lebih jantan."

Melansir The Sun, juru bicara polisi Sigismondo Lettieri mengatakan bahwa pria itu pertama kali dihentikan pada dini hari setelah terlihat masuk ke dalam van kemping yang diparkir di dekat pantai yang diketahui digunakan oleh para PSK.

Dia diberitahu bahwa dia melanggar peraturan jam malam Covid dan didenda € 500 (Rp 8,7 juta) dan dibebaskan tetapi mengulanginya lagi.

"Ketika petugas polisi menyadari itu adalah denda keduanya, mereka tercengang ketika dia mengatakan kepada polisi bahwa 'Ini vaksin Covid, itu membuat saya lebih jantan'.

"Tanggapannya memancing keterkejutan dan tawa dari patroli, tetapi dia tetap didenda."

 

2 dari 4 halaman

Ragulasi Italia

Aktivitas di Italia saat Pelonggaran Lockdown
Perbesar
Orang-orang berjalan di sepanjang kanal di distrik Naviglio di Milan, Senin (26/4/2021). Italia kembali dibuka secara bertahap pada hari Senin setelah enam bulan memberlakukan lockdown untuk menghambat penyebaran corona Covid-19. (AP Photo/Antonio Calanni)

Berdasarkan regulasi baru yang diterapkan di Italia pada Senin, warga diimbau berada di rumah mulai pukul 22.00 sampai 05.00 pagi waktu setempat.

Pengecualian diberikan kepada masyarakat yang terpaksa keluar untuk bekerja atau ada keperluan bisnis.

Berdasarkan keterangan kementerian kesehatan, kurang dari 17 juta orang sudah mendapatkan vaksin.

Saat ini, "Negeri Pizza" itu mencatatkan empat juta kasus virus corona dengan 119.000 korban meninggal.

 

Reporter: Lianna Leticia

3 dari 4 halaman

Infografis Pakai Masker Boleh Gaya, Biar Covid-19 Mati Gaya

Infografis Pakai Masker Boleh Gaya, Biar Covid-19 Mati Gaya
Perbesar
Infografis Pakai Masker Boleh Gaya, Biar Covid-19 Mati Gaya (Liputan6.com/Triyasni)
4 dari 4 halaman

Saksikan Video Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓