Ustaz di Malaysia Dikecam Lantaran Foto Bareng Selebgram Seksi

Oleh Liputan6.com pada 21 Apr 2021, 18:35 WIB
Diperbarui 21 Apr 2021, 18:35 WIB
Memblokir Kontak
Perbesar
Ilustrasi Penggunaan Ponsel Credit: pexels.com/pixabay

Liputan6.com, Kuala Lumpur - Foto seorang ustaz Malaysia bernama Amin yang berpose di antara dua influencer Instagram dalam pakaian seksi telah memicu kemarahan online.

Foto-foto tersebut pertama kali diunggah, pada Minggu (18/4), oleh sebuah akun Instagram, Nadira Isaac, saat peluncuran produk-produk kecantikan barunya, Troieka.

Menurut laporan World of Buzz, Troieka sempat mengundang PU Amin untuk menyampaikan khotbah singkat terkait Ramadhan.

Dalam postingan Instagram-nya yang telah dihapus, Nadira dan influencer Hertonnye Linggom terlihat mengenakan gaun putih yang menyentuh lantai. Namun, postingan tersebut mendapat reaksi balik dari netizen karena mereka tidak setuju dengan balutan pakaian dua wanita tersebut.

Netizen mengklaim gaun itu "seksi" dan memperlihatkan 'aurat' mereka, yang dianggap sangat tidak pantas selama bulan suci bagi umat Islam. Sayangnya, PU Amin juga terseret ke dalam konflik.

 

2 dari 3 halaman

Pembelaan PU Amin terhadap Respon Netizen

Mengaji Bersama
Perbesar
Ilustrasi Mengaji Bersama Credit: pexels.com/Abdullah

PU Amin juga tak luput dari sorotan, sehingga kepada Utusan Malaysia dia memberikan klarifikasi, bahwa dia yakin dia tidak melakukan sesuatu yang salah atau tidak pantas, karena dia tidak menyentuh atau memeluk wanita tersebut.

"Ya memang benar baju mereka tidak menutupi aurat tapi apa yang harus saya katakan? 'Tidak, kamu termasuk di neraka' ketika mereka meminta untuk mengambil gambar? Hal yang sama berlaku untuk komunitas transgender yang meminta foto, apakah saya akan mengatakan tidak?" dia berkata.

"Orang-orang menghina saya karena tersenyum dalam foto - itulah yang Anda sebut mengambil foto. Seolah-olah saya akan membuat wajah marah," tambahnya.

PU Amin pun mengaku sudah membahas acara tersebut dengan istri dan teman-temannya sebelum menerima undangan tersebut.

"Mereka semua memberi tahu saya bahwa ini adalah kesempatan untuk berkhotbah dan itulah yang saya lakukan ketika saya berada di sana. Saya berbicara tentang berpakaian secara tepat, mengamati kepekaan selama bulan Ramadhan dan kekuatan dan kasih sayang Tuhan - para tamu senang dan menanggapi sesi saya dengan baik," katanya.

Meski begitu, ia turun ke media sosialnya untuk meminta maaf kepada publik terkait masalah tersebut.

"Saya minta maaf jika tindakan saya mengambil foto itu memalukan dan memalukan," katanya.

 

Reporter: Lianna Leticia

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓