Top 3: Jerman Tolak Fokus ke Ekonomi Akibat Lonjakan COVID-19

Oleh Tommy Kurnia pada 08 Apr 2021, 10:00 WIB
Diperbarui 08 Apr 2021, 10:00 WIB
Begini Kaum Muda di Jerman Nikmati Matahari Terbenam
Perbesar
Kaum muda menikmati matahari terbenam di jembatan 'Hackerbruecke' di Munich, Jerman, Minggu, (28/3/2021). Pada tahun 1890-94, jembatan ini digantikan oleh jembatan baru, yang dibangun oleh Maschinenfabrik Augsburg-Nürnberg ("pabrik mesin Augsburg-Nuremberg"). (AP Photo/Matthias Schrader)

Liputan6.com, Berlin - Menteri Keuangan Jerman Olaf Scholz menolak fokus ke ekonomi karena lonjakan kasus COVID-19 di negaranya. Ia juga siap meminjam utang untuk menggenjot ekonomi.

Pemerintah Jerman kini tengah berusaha agar tidak ada gelombang baru COVID-19. Berdasarkan data terkini Johns Hopkins University, total kasus di Jerman mencapai 2,9 juta kasus. 

Komitmen Jerman untuk menolak fokus ke ekonomi sebelum menangani pandemi corona menjadi berita terpopuler di kanal global Liputan6.com pada Kamis (8/4/2021). 

Selain itu, ada pula insiden mahkota Mrs Sri Lanka yang disorot dunia.

Berikut daftar tiga berita terpopuler:

2 dari 6 halaman

1. Jerman Ogah Fokus ke Ekonomi

Begini Kaum Muda di Jerman Nikmati Matahari Terbenam
Perbesar
Kaum muda menikmati matahari terbenam di jembatan 'Hackerbruecke' di Munich, Jerman, Minggu, (28/3/2021). Enam lengkungan besi, lebar 28,8 meter dan tinggi delapan meter, menopang jalan sepasang pilar batu menopang lengkungan di jembatan tersebut. (AP Photo/Matthias Schrader)

Menteri Keuangan Jerman Olaf Scholz masih ogah fokus ke pembukaan ekonomi. Pasalnya, kasus COVID-19 sedang melonjak lagi di Jerman.

Menteri Scholz berkata ini adalah saatnya untuk tegas dan menjaga agar angka infeksi COVID-19 tetap rendah. Untuk sementara ekonomi belum jadi prioritas, meski akan ada insentif pajak. 

Baca selengkapnya...

3 dari 6 halaman

2. Insiden Mahkota Mrs. Sri Lanka

Mahkota Pemenang Kontes Kecantikan di Sri Lanka Dicopot Paksa yang Berujung Cedera
Perbesar
Mahkota pemenang kontes kecantikan di Sri Lanka, Mrs. Sri Lanka, ketika dicopot paksa oleh Mrs. World Caroline Jurie. (Tangkapan Layar YouTube/Colombo Gazette)

Ratu kecantikan Pushpika De Silva memenangkan gelar Mrs Sri Lanka pada sebuah acara di TV nasional pada Minggu 4 April. Namun, insiden tak diharapkan terjadi ketika ia akan menerima mahkota ratu kecantikan di kepalanya.

Dalam acara yang digelar di sebuah teater di Kolombo itu, juri telah menunjuk De Silva sebagai pemenang final Mrs Sri Lanka 2021. Ketika mahkota akan dipasang ke kepala De Silva, tiba-tiba pemenang Mrs Sri Langka 2019 Caroline Jurie merebut mahkota itu. 

Baca selengkapnya...

4 dari 6 halaman

3. Update COVID-19 pada 7 April 2020

[CERITA] Teater Kuno dan Pandemi
Perbesar
Kennosuke Nakamori (kanan) dan ayahnya Kanta Nakamori berlatih di Kamakura Noh Theatre, Kamakura, Prefektur Kanagawa, Jepang, 29 Juli 2020. Pandemi COVID-19 telah memengaruhi teater di seluruh dunia, termasuk drama yang diturunkan dari generasi ke generasi sejak abad ke-14 ini. (Philip FONG/AFP)

Total infeksi Virus Corona COVID-19 di seluruh dunia pada hari Rabu per 12.50 pukul WIB telah mencapai 132.423.013 kasus, dan 75.189.076 di antaranya telah dinyatakan sembuh berdasarkan COVID-19 Dashboard by the Center for Systems Science and Engineering (CSSE) at Johns Hopkins University. 

Infeksi di Amerika Serikat, negara dengan jumlah kasus COVID-19 terbesar di dunia, telah mencapai 30.847.145. 

Berikut selengkapnya...

5 dari 6 halaman

Infografis COVID-19:

Infografis Pakai Masker Boleh Gaya, Biar Covid-19 Mati Gaya
Perbesar
Infografis Pakai Masker Boleh Gaya, Biar Covid-19 Mati Gaya (Liputan6.com/Triyasni)
6 dari 6 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut:

Lanjutkan Membaca ↓