PM Italia dan Istri Disuntik Dosis Pertama Vaksin COVID-19 AstraZeneca

Oleh Natasha Khairunisa Amani pada 31 Mar 2021, 07:30 WIB
Diperbarui 31 Mar 2021, 08:32 WIB
Mantan kepala Bank Sentral Eropa Mario Draghi memberikan konferensi pers setelah pertemuan dengan presiden Italia Sergio Mattarella, di istana Quirinal di Roma, Italia. (AFP)
Perbesar
Perdana Menteri Italia, Mario Draghi. (AFP)

Liputan6.com, Roma- Perdana Menteri Italia, Mario Draghi dan istrinya, Maria Serenella Cappello menerima dosis pertama vaksin COVID-19 AstraZeneca pada Selasa 30 Maret.

PM Mario Draghi menerima vaksin ini saat Italia sedang berupaya untuk meningkatkan kampanye vaksinasi COVID-19.

PM Draghi dan istrinya, yang keduanya berusia 73 tahun, menerima suntikan vaksin AstraZeneca di pusat vaksinasi besar yang didirikan di stasiun kereta api utama Roma, menurut kantor Perdana Menteri Italia dalam sebuah pernyataan singkat.

Dikutip dari AFP, Rabu (31/3/2021) Italia adalah salah satu dari sejumlah negara Eropa yang awal Maret ini menghentikan penggunaan vaksin COVID-19 AstraZeneca, menyusul laporan 30 kasus pembekuan darah otak pada orang yang baru saja menerima suntikan.

Sebagian besar negara Eropa kini telah kembali memulai vaksinasi COVID-19 dengan AstraZeneca, setelah pengawas obat Uni Eropa mengatakan manfaat vaksin lebih besar daripada risiko.

 

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 4 halaman

3,04 Juta Warga Italia Sudah Divaksinasi COVID-19

FOTO: Italia Catat 132.547 Kasus COVID-19, 16.523 Meninggal
Perbesar
Seorang pria membawa anjingnya jalan-jalan di depan Colosseum, Roma, Italia, 3 April 2020. Menurut Departemen Perlindungan Sipil Italia pada 6 April 2020, jumlah kasus virus corona COVID-19 di negara tersebut menjadi 132.547 infeksi, 16.523 meninggal, dan 22.837 sembuh. (Filippo MONTEFORTE/AFP)

Menurut data terakhir, Italia, yang memiliki populasi sekitar 60 juta, telah melakukan vaksinasi COVID-19 secara penuh untuk 3,04 juta orang. 

Sementara 3,6 juta orang lainnya, baru mendapatkan suntikan pertama vaksin COVID-19.

Italia mengelola sekitar 250.000 vaksin sehari, tetapi PM Draghi mengatakan jumlah ini akan berlipat ganda pada April mendatang.

3 dari 4 halaman

Infografis Perbandingan Vaksin COVID-19 Sinovac dengan AstraZeneca

Infografis Perbandingan Vaksin Covid-19 Sinovac dengan AstraZeneca. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis Perbandingan Vaksin Covid-19 Sinovac dengan AstraZeneca. (Liputan6.com/Trieyasni)
4 dari 4 halaman

Saksikan Video Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓