Korea Selatan Selidiki 2 Kasus Kematian Usai Disuntik Vaksin COVID-19 AstraZeneca

Oleh Benedikta Miranti Tri Verdiana pada 04 Mar 2021, 07:02 WIB
Diperbarui 04 Mar 2021, 07:02 WIB
FOTO: 6 Jenis Vaksin COVID-19 yang Ditetapkan Pemerintah Indonesia
Perbesar
Gambar ilustrasi menunjukkan botol berstiker "Vaksin COVID-19" dan jarum suntik dengan logo perusahaan farmasi AstraZeneca, London, Inggris, 17 November 2020. Vaksin buatan AstraZeneca yang bekerja sama dengan Universitas Oxford ini disebut 70 persen ampuh melawan COVID-19. (JUSTIN TALLIS/AFP)

Liputan6.com, Seoul - Pihak berwenang Korea Selatan sedang menyelidiki kematian dua orang setelah setelah menerima vaksin COVID-19 dari AstraZeneca. Keduanya meninggal dunia dalam beberapa hari setelah disuntik.

Orang pertama adalah pasien panti jompo berusia 63 tahun dengan penyakit serebrovaskular mengalami gejala, termasuk demam tinggi setelah diberi vaksin AstraZeneca, kantor berita Yonhap melaporkan.

Melansir Channel News Asia, Rabu (3/3/2021), orang tersebut dipindahkan ke rumah sakit yang lebih besar pada Selasa 2 Maret, tetapi meninggal setelah menunjukkan gejala keracunan darah dan pneumonia.

Orang kedua berusia 50-an dengan gangguan jantung dan diabetes meninggal pada Rabu usai menderita serangan jantung, setelah menerima vaksin yang sama sehari sebelumnya, kata badan tersebut.

Seorang pejabat Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) mengatakan kepada Reuters bahwa pihaknya sedang menyelidiki penyebab kematian, tetapi tidak merinci atau mengkonfirmasi rincian laporan Yonhap.

Seorang juru bicara AstraZeneca di Seoul mengatakan perusahaan tidak memberikan komentar saat ini.

 

 

**Ingat #PesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

 

**Ibadah Ramadan makin khusyuk dengan ayat-ayat ini.

2 dari 3 halaman

Vaksinasi COVID-19 di Korsel

Melihat Petugas Medis di Korea Selatan Latihan Suntik Vaksin COVID-19
Perbesar
Seorang pekerja medis menghadiri sesi pelatihan untuk mempelajari cara memberikan suntikan vaksin COVID-19 di Asosiasi Perawat Korea di Seoul, Korea Selatan (17/2/2021). Korea Selatan berencana untuk memulai inokulasi virus COVID-19 dengan vaksin AstraZeneca pada 26 Februari mendatang. (AP Photo/Ah

Korea Selatan mulai memvaksinasi warganya pada pekan lalu. 

Hingga Selasa tengah malam, 85.904 orang telah menerima dosis pertama vaksin AstraZeneca dan 1.524 telah diberi suntikan Pfizer, kata KDCA dalam sebuah pernyataan.

Korea Selatan melaporkan 444 kasus COVID-19 baru yang dikonfirmasi pada hari Selasa, naik dari 344 pada hari Senin, meningkatkan penghitungan negara menjadi 90.816 infeksi, dengan 1.612 kematian.

3 dari 3 halaman

Simak video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓