Joe Biden Akan Umumkan Sikap AS Terkait Arab Saudi

Oleh Liputan6.comNatasha Khairunisa Amani pada 01 Mar 2021, 07:30 WIB
Diperbarui 01 Mar 2021, 14:55 WIB
Joe Biden, calon presiden AS penantang Donald Trump pada pemilu November 2020 mendatang.
Perbesar
Joe Biden, calon presiden AS penantang Donald Trump pada pemilu November 2020 mendatang. (AP Photo/Matt Rourke)

Liputan6.com, Jakarta- Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengatakah bahwa pemerintah AS akan mengumumkan sikapnya terkait Arab Saudi pada hari ini, Senin (1/3/2021).

Dilansir VOA Indonesia, ketika seorang reporter bertanya mengenai sanksi terhadap Putra Mahkota Muhammad bin Salman, penguasa de facto Arab Saudi, Biden menjawab: "Akan ada pengumuman pada Senin (1/3) mengenai apa yang akan kita lakukan dengan Arab Saudi secara umum."

Namun, Biden tidak merincikan tentang pengumuman yang akan disampaikan tersebut.

Biden hanya menjawab satu pertanyaan ketika dia dan istrinya, Ibu Negara Jill Biden, meninggalkan Washington D.C dan berangkat ke Delaware untuk berakhir pekan.

Pemerintah AS menghadapi kritik karena dianggap tidak mengambil langkah yang lebih tegas terhadap putra mahkota, dengan laporan intelijen AS yang dirilis pada Jumat (26/2) menyebutkan bahwa Muhammad bin Salman menyetujui pembunuhan Jamal Khashoggi.

Diketahui bahwa Khashoggi, yang merupakan seorang kolumnis dan jurnalis Washington Post, dibunuh di dalam konsulat Arab Saudi di Turki pada 2018.

 

 

**Ibadah Ramadan makin khusyuk dengan ayat-ayat ini.

2 dari 4 halaman

Laporan Intelijen AS Soal Kasus Pembunuhan Khashoggi

Jamal Khashoggi
Perbesar
Jamal Khashoggi (AFP Photo/Str)

Laporan intelijen AS yang dirilis Jumat (26/2) mendapati bahwa Khashoggi dibujuk agar datang ke konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018. 

Khashoggi kemudian dibunuh oleh agen-agen yang terkait dengan putra mahkota, menurut laporan tersebut.

Jenazah Khashoggi, juga tidak pernah ditemukan.

Sementara itu, Arab Saudi akhirnya mengakui bahwa Khashoggi secara keliru dibunuh dalam apa yang disebut operasi yang kebablasan.

Namun, Arab Saudi membantah adanya keterlibatan putra mahkota dalam kasus tersebut.

Sebuah pernyataan dari pemerintah Arab Saudi, menuturkan bahwa "Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menolak penilaian yang negatif, salah dan tidak dapat diterima oleh laporan intelijen AS dan mengatakan laporan itu mengandung informasi dan kesimpulan yang tidak akurat".

3 dari 4 halaman

Infografis 5 Tips Cegah COVID-19 Saat Beraktivitas dengan Orang Lain

Infografis 5 Tips Cegah Covid-19 Saat Beraktivitas dengan Orang Lain. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis 5 Tips Cegah Covid-19 Saat Beraktivitas dengan Orang Lain. (Liputan6.com/Abdillah)
4 dari 4 halaman

Saksikan Video Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓