14 Jam di Laut Lepas, Pria Tua Ini Selamat Berkat Potongan Sampah

Oleh Teddy Tri Setio Berty pada 25 Feb 2021, 15:28 WIB
Diperbarui 25 Feb 2021, 15:28 WIB
Ilustrasi Bocah Tenggelam Pixabay (Liputan6.com/Arfandi Ibrahim)
Perbesar
Ilustrasi Bocah Tenggelam Pixabay (Liputan6.com/Arfandi Ibrahim)

Liputan6.com, Jakarta - Seorang pelaut yang jatuh dari kapal ke laut selamat berkat "sepotong sampah". Pria itu adalah Vidam Perevertilov yang luntang lantung selama 14 jam di dalam air.

Insiden itu bermula setelah ia jatuh dari kapal kargo di Samudra Pasifik, demikian dikutip dari laman BBC, Kamis (25/2/2021).

Pria berusia 52 tahun itu tidak mengenakan jaket pelampung dan memilih untuk berenang beberapa kilometer dari lokasi kejadian guna menyelamatkan hidupnya di laut.

"Dia tampak sekitar 20 tahun lebih tua dan sangat lelah tetapi dia masih hidup," kata putranya bernama Marat kepada situs berita Selandia Baru Stuff.

Perevertilov adalah kepala insinyur asal Lithuania. Setelah berjuang untuk tetap mengapung sampai matahari terbit, Perevertilov melihat bintik hitam di cakrawala dan memutuskan untuk berenang ke arahnya.

"Saya tidak berlabuh ke manapun, yang saya temukan itu hanya sepotong sampah laut," katanya.

 

2 dari 3 halaman

Upaya Penyelamatan

Ilustrasi Tenggelam
Perbesar
Ilustrasi Tenggelam (pixabay.com)

Awak kapal baru sadar jika pria paruh baya itu hilang setelah enam jam lamanya. Pada saat itu kapten di kapal langsung membalikkan kemudi.

Setelah kapal balik arah, Perevertilov akhirnya melihat kapalnya di cakrawala, dia melambai dan memanggil. Hebatnya, salah satu penumpang kapal mendengar "teriakan manusia yang ternyata Perevertilov.

Seorang pengintai melihat tangan terangkat dan akhirnya menarik pria itu ke tempat yang aman di atas kapal.

"Keinginannya untuk bertahan hidup kuat. Saya mungkin akan langsung tenggelam, tapi dia selalu menjaga dirinya tetap fit dan sehat dan itulah mengapa saya pikir dia bisa bertahan," kata Marat.

3 dari 3 halaman

Simak video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓