Malaysia Mulai Vaksinasi COVID-19, PM Muhyiddin Yassin Jadi yang Pertama

Oleh Tommy Kurnia pada 24 Feb 2021, 17:30 WIB
Diperbarui 25 Feb 2021, 09:09 WIB
PM Malaysia Muhyiddin Yassin disuntik vaksin COVID-19 buatan Pfizer.
Perbesar
PM Malaysia Muhyiddin Yassin disuntik vaksin COVID-19 buatan Pfizer. Dok: Twitter @MuhyiddinYassin

Liputan6.com, Kuala Lumpur - Malaysia memulai program vaksinasi COVID-19 dengan menggunakan vaksin Pfizer. Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin menerima suntikan vaksin COVID-19.

PM Yassin menerima dosis pertama Pfizer di Putrajaya, Kuala Lumpur, Rabu sore (24/4/2021). Dirjen Kesehatan Malaysia Noor Hisham Abdullah dan petugas kesehatan garis depan juga ikut disuntik.

"Alhamdulillah, hari ini saya bersama petugas barisan hadapan, termasuklah Ketua Pengarah Kesihatan Tan Sri Dr Noor Hisham Abdullah, telah menerima suntikan vaksin COVID-19 di Pejabat Kesihatan Daerah Putrajaya," ujar PM Yassin melalui Twitter.

Penyuntikan ini menjadi tanda mulainya program vaksinasi COVID-19 fase pertama di negeri jiran Malaysia. Ia mengajak agar semua orang yang berada di Malaysia agar ikut divaksin.

Pendaftaran vaksin di Malaysia melalui aplikasi MySejahtera. Vaksin Pfizer yang dibeli Malaysia adalah impor dari Eropa. Vaksin ini dipakai di banyak negara, termasuk Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, dan Arab Saudi.

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 4 halaman

Vaksin Gratis

Pemandangan Malam Kuala Lumpur di Tengah Pembatasan Baru COVID-19
Perbesar
lainnya, seperti yang terlihat dari Menara KL, di Kuala Lumpur (13/10/2020). Malaysia mengumumkan pembatasan baru di sekitar ibu kota dan negara bagian Sabah yang paling parah terkena dampaknya. (AFP/Mohd Rasfan)

PM Yassin turut mengingatkan bahwa tak ada pemungutan biaya bagi warga lokal atau asing.

"Kerajaan sebelum ini juga telah memutuskan pemberian vaksin COVID-19 ini adalah percuma untuk warganegara dan bukan warganegara," kata PM Yassin.

Ia yakin program vaksinasi ini bisa membantu penyelesaian penularan COVID-19. Targetnya, ada 25 juta orang yang divaksinasi di Malaysia.

"Dengan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 ini, diharapkan agar situasi pandemik di dalam negara kita dapat dibendung, sekaligus mengurangkan penularan jangkitan virus COVID-19. Insya-Allah," ujar PM Yassin. 

3 dari 4 halaman

Infografis COVID-19:

Infografis Pakai Masker Boleh Gaya, Biar Covid-19 Mati Gaya
Perbesar
Infografis Pakai Masker Boleh Gaya, Biar Covid-19 Mati Gaya (Liputan6.com/Triyasni)
4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓