Pertama Kali Terjadi, Kucing di Seoul Positif COVID-19

Oleh Tommy Kurnia pada 15 Feb 2021, 21:00 WIB
Diperbarui 15 Feb 2021, 21:00 WIB
kucing bermain
Perbesar
Ilustrasi kucing bermain. Credit: Shutterstock.

Liputan6.com, Seoul - Seekor kucing di Seoul dinyatakan positif Virus Corona COVID-19. Kucing itu dipelihara keluarga yang memiliki kasus COVID-19.

Ini adalah kasus kucing pertama yang terkena COVID-19 di Seoul.

Dilansir Yonhap, Senin (15/2/2021), kucing tersebut berusia 4-5 tahun. Kucing betina itu dites pada Sabtu 13 Februari.

Gejala yang terjadi yakni seperti muntah dan kelelahan. Pada Minggu 14 Februari, kucing itu dinyatakan positif.

Selanjutnya, kucing tersebut dikirim ke pusat kesejahteraan hewan yang dikelola pemerintah kota untuk menjalani karantina, sebab tak ada yang merawatnya di rumah.

"Kucingnya diurus di pusat kesejahteraan hewan karena semua pemiliknya telah dites positif COVID-19 dan tak bisa merawatnya," ujar pejabat kota.

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 5 halaman

Kasus Hewan Lainnya di Korsel

Korea Selatan Segel Taman
Perbesar
Sebuah taman sepi karena disegel untuk aturan jarak sosial di Seoul, Rabu (16/12/2020). Perdana Menteri Korea Selatan memohon warganya mematuhi aturan jarak sosial untuk menghindari pembatasan yang lebih ketat guna menghadapi gelombang infeksi COVID-19 terbesar di negara itu. (AP Photo/Lee Jin-man)

Selain kucing, pemerintah Seoul telah mencatat kasus pada tiga ekor anjing. Pemerintah Seoul mulai mengetes hewan peliharaan sejak pekan lalu.

Sebelumnya, ada anak kucing di kota Jinju yang positif COVID-19 pada Januari 2021.

Untuk kucing di Seoul, hewan itu bisa dikembalikan sebelum 14 hari jika tidak menunjukan gejala lagi, serta mendapat hasil negatif.

Pemerintah Seoul berkata tak ada bukti bahwa COVID-19 bisa ditularkan dari hewan ke manusia. Namun, warga yang mengajak anjingnya jalan-jalan agar menjaga jarak 2 meter dari orang lain dan hewan lain.

3 dari 5 halaman

Kasus COVID-19 di Korsel Usai Imlek 2021

Kasus Infeksi COVID-19 Melonjak Tajam di Korea Selatan
Perbesar
Pengunjung mengenakan masker berjalan di dekat Gwanghwamun, gerbang utama Istana Gyeongbok abad ke-14, dan salah satu landmark terkenal Korea Selatan, di Seoul, Sabtu (22/2/2020). Korsel pada hari Sabtu melaporkan lonjakan enam kali lipat infeksi virus dalam empat hari ke 346. (AP Photo/Lee Jin-man)

Pada 15 Februari 2021, Korea Selatan mencatat 344 kasus baru COVID-19. Totalnya kini menjadi 83.869 kasus.

Ada lima kasus kematian tambahan di 1.527.

Jumlah kasus baru di Korsel berada di kisaran 300 sejak Sabtu, namun itu karena lebih sedikit orang yang dites COVID-19 karena liburan Imlek yang dimulai Kamis hingga Minggu pekan lalu.

Korsel kini sedang menurunkan aturan social distancing ke level 2 untuk area metropolitan Seoul, sementara area-area lain ada di level 1,5. Aturan ini berlaku selama dua minggu setelah ada tuntutan dari pebisnis-pebisnis kecil.

4 dari 5 halaman

Infografis COVID-19:

Infografis 5 Tips Cegah Covid-19 Saat Beraktivitas dengan Orang Lain. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis 5 Tips Cegah Covid-19 Saat Beraktivitas dengan Orang Lain. (Liputan6.com/Abdillah)
5 dari 5 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓