Kasus WNI Positif COVID-19 di Taiwan Bertambah Jadi 166 Orang

Oleh Tommy Kurnia pada 08 Feb 2021, 12:32 WIB
Diperbarui 08 Feb 2021, 12:32 WIB
Masyarakat Taiwan menggunakan masker ketika menggunakan transportasi umum MRT sebagai upaya pencegahan Virus Corona.
Perbesar
Masyarakat Taiwan menggunakan masker ketika menggunakan transportasi umum MRT sebagai upaya pencegahan Virus Corona. (Source: AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Luar Negeri melaporkan tambahan kasus WNI yang positif COVID-19 di Inggris dan Taiwan. Totalnya, ada 3.136 WNI yang tercatat positif.

Berdasarkan laporan Senin (8/2/2021), kasus WNI di Taiwan yang positif COVID-19 mencapai 166 orang. Sebanyak 133 masih dirawat di Taiwan.

Namun, belum ada WNI yang meninggal di Taiwan akibat COVID-19. Untuk jumlah sembuh mencapai 33 orang.

Inggris juga mencatat tambahan 1 WNI yang positif COVID-19. Totalnya 105 WNI yang positif dengan rincian 98 orang sembuh, 6 stabil, dan 6 meninggal.

Untuk jumlah sembuh bertambah satu hari ini di Bahrain.

"Total WNI terkonfirmasi di luar negeri adalah 3.136: 2274 sembuh, 171 meninggal, dan 691 dalam perawatan," tulis @Kemlu_RI via Twitter.

Berikut peta kasusnya:

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 5 halaman

Peta Kasus

Bahas Diplomasi Vaksin COVID-19, Menlu Retno RDP dengan Komisi I DPR
Perbesar
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi I DPR RI, Jakarta, Selasa (26/1/2021). Rapat tersebut membahas perkembangan diplomasi vaksin COVID-19 guna program vaksinasi nasional. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Berikut peta kasus WNI yang terkena COVID-19 di berbagai negara:

3 dari 5 halaman

Menkes Budi Gunadi Minta Generasi Muda Dukung Vaksinasi COVID-19

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin
Perbesar
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menghadiri acara Mata Najwa dalam sesi 'Beres-beres Kursi Menkes' pada 6 Januari 2021. (Dok Kementerian Kesehatan RI)

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin meminta generasi muda mendukung program vaksinasi COVID-19 nasional. Dukungan pelaksanaan vaksinasi demi ketercapaian kekebalan kelompok (herd immunity) dari 70 persen populasi penduduk Indonesia.

"Program vaksinasi COVID-19 dalam rangka penanggulangan COVID-19 sangat membutuhkan dukungan semua pihak, baik lintas bidang dan sektor maupun generasi muda bangsa di manapun berada," kata Budi dalam sambutan seminar Di balik Vaksin COVID-19 dan Upaya Indonesia Mengontrol Pandemi pada Sabtu, 6 Februari 2021.

"Saya sangat berharap program vaksinasi COVID-19 dan pandemi COVID-19 dapat ditanggulangi, sehingga stabilitas ekonomi terpulihkan."

Seluruh dunia saat ini sedang menghadapi pandemi COVID-19. Sejak 11 Maret 2020, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan COVID-19 sebagai kedaruratan kesehatan.

Pada Februari 2021 juga sudah lebih dari 1,1 juta kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Indonesia dengan 31.000 orang di antaranya meninggal dunia. Pemerintah Indonesia terus melakukan berbagai upaya  penanggulangan pandemi COVID-19 dengan menjalankan 3T, yaitu testing, tracing, treatment.

"Penting juga buat masyarakat menerapkan 3M, memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan jaga jarak,"  lanjut Budi Gunadi.

 

4 dari 5 halaman

Infografis COVID-19:

Infografis Hindari 5 Hal Saat Pakai Masker Cegah Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis Hindari 5 Hal Saat Pakai Masker Cegah Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
5 dari 5 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓