Joe Biden: Amerika Serikat Kembali Lakukan Diplomasi

Oleh Tommy Kurnia pada 07 Feb 2021, 19:35 WIB
Diperbarui 07 Feb 2021, 19:35 WIB
FOTO: Joe Biden Batalkan Larangan Transgender Masuk Militer AS Era Donald Trump
Perbesar
Presiden Amerika Serikat Joe Biden setelah menandatangani Perintah Eksekutif yang membatalkan larangan bagi transgender untuk masuk militer AS pada era Donald Trump di Kantor Oval Gedung Putih, Washington, Senin (25/1/2021). (AP Photo/Evan Vucci)

Liputan6.com, Washington, D.C. - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden berjanji bahwa ia akan fokus pada diplomasi. Aliansi bersama negara sahabat akan diperbaiki, serta menghadapi kompetisi dengan sehat.

Dalam kunjungan di kantor Kementerian Luar Negeri AS, Joe Biden berkata Amerika Serikat siap kembali memimpin di kancah diplomasi internasional.

"Amerika kembali. Diplomasi kembali menjadi pusat kebijakan luar negeri kita," ujar Joe Biden via Twitter, dikutip Minggu (7/2/2021).

Biden berkata akan memperbaiki aliansi-aliansi AS untuk melawan tantangan hari ini dan masa depan. Retorika Biden terkait hubungan internasional berbeda dari kebijakan Donald Trump yang menolak globalisasi dan cenderung nasionalis dengan motto "America First."

Aliansi dinilai Biden sebagai sekutu terbesar AS. Selain itu, Biden berkata akan melawan pihak berseberangan serta berbagai tantangan dengan cara diplomatis.

"Aliansi Amerika adalah aset terbesar kita. Memipin dengan diplomasi berarti berdiri bahu membahu dengan alianasi dan mitra kunci kita sekali lagi," ucap Biden.

2 dari 3 halaman

Investasi pada Diplomasi

FOTO: Joe Biden Batalkan Larangan Transgender Masuk Militer AS Era Donald Trump
Perbesar
Presiden Amerika Serikat Joe Biden setelah menandatangani Perintah Eksekutif yang membatalkan larangan bagi transgender untuk masuk militer AS pada era Donald Trump di Kantor Oval Gedung Putih, Washington, Senin (25/1/2021). (AP Photo/Evan Vucci)

Pada pidato pelantikannya, Joe Biden berjanji akan mengedepankan diplomasi, dan ia kembali berjanji akan memegang janjinya.

Biden berkata ia akan berinvestasi pada diplomasi agar dunia bisa hidup dengan damai dan sejahtera.

"Berinvestasi pada diplomasi kita bukanlah sesuatu yang kita lakukan hanya karena itu adalah hal yang benar, kita melakukannya agar bisa hidup dalam dengan perdamaian, keamanan, dan kesejahteraan," jelas Biden.

"Administrasi kita siap untuk mengambil kepemimpinan dan memimpin sekali lagi," ujar presiden berusia 78 tahun itu.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓