Dilema Negeri China Terkait Penggunaan Ponsel Bagi Siswa di Sekolah

Oleh Liputan6.com pada 04 Feb 2021, 09:00 WIB
Diperbarui 04 Feb 2021, 09:00 WIB
ponsel
Perbesar
ilustrasi mengecek handphone/Photo by Porapak Apichodilok from Pexels

Liputan6.com, Beijing - Larangan menggunakan ponsel diberlakukan untuk sekolah-sekolah di China guna meningkatkan fokus siswa pada saat belajar serta melawan kecanduan internet dan gim.

Mengutip dari South China Morning Post, Rabu (3/2/2021), Kementerian Pendidikan China mengatakan, larangan tersebut berlaku untuk sekolah dasar dan menengah, dirancang untuk menindak kecanduan internet dan gim dan membantu siswa memfokuskan perhatian mereka pada proses belajar.

Keputusan itu melarang siswa membawa ponsel ke sekolah dan jika ingin membawa ponsel, seorang siswa membutuhkan persetujuan orangtua, bersama dengan izin tertulis dari sekolah, sebelum siswa tersebut diizinkan untuk membawa ponselnya.

Namun, semua ponsel tak boleh digunakan selama jam pelajaran, kata kementerian di situs webnya pada Senin, (1/2).

Hal ini ditujukan untuk melindungi penglihatan siswa, membuat mereka fokus belajar dan mencegah mereka dari kecanduan internet dan gim serta memiliki tujuan tambahan untuk meningkatkan perkembangan fisik dan psikologis siswa.

Saksikan Video Berikut Ini:

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Laporan Penggunaan Ponsel

Aktivitas online
Perbesar
Ilustrasi pengguna internet. (Doc: Digital Briefcase)

Menurut laporan yang dirilis oleh Pusat Informasi Jaringan Internet China pada 2019, China memiliki 175 juta pengguna internet di bawah usia 18 tahun, dengan 74 persen dilaporkan memiliki perangkat seluler mereka sendiri.

Laporan tersebut menemukan, pengguna ponsel dalam kelompok ini kebanyakan menggunakan perangkat mereka untuk belajar online, mendengarkan musik, dan bermain gim.

Kementerian mengumumkan bahwa guru akan dilarang memberikan pekerjaan rumah melalui ponsel atau meminta siswa untuk menyelesaikan pekerjaan rumah dengan tidak menggunakan ponsel.

Sekolah diperintahkan untuk membangun lebih banyak telepon umum dan mencari cara lain untuk berbicara dengan orangtua tanpa bergantung pada telepon genggam.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Pandangan Lain Tentang Penggunaan Ponsel Oleh Siswa

Ribuan Siswa Sekolah Turun ke Jalan Ikut Demo Hong Kong
Perbesar
Siswa sekolah saat mengikuti aksi protes RUU anti-ekstradisi di Hong Kong (2/9/2019). Gerakan anti-pemerintah yang menuntut demokrasi dan penyelidikan independen atas brutalitas polisi ini diuji setelah liburan musim panas di daerah otonomi khusus China itu berakhir. (AP Photo/Kin Cheung)

Perdebatan tentang penggunaan ponsel di sekolah-sekolah China telah meluas dalam beberapa tahun terakhir sebagai tanggapan atas keprihatinan tentang kecanduan anak muda terhadap perangkat pintar.

Namun, Liu Yanping, kepala sekolah First Branch of Beijing National Day School, mengatakan bahwa tidak bijaksana untuk mengambil pendekatan satu ukuran kemudian diterapkan untuk semua.

Liu berpendapat bahwa, meskipun melarang anak-anak sekolah dasar membawa ponsel ke sekolah karena mereka kurang disiplin, siswa yang lebih tua harus diizinkan untuk bernegosiasi bersama orangtua mereka tentang waktu yang dapat dihabiskan untuk menggunakan perangkat pintar tersebut.

"Anda tidak bisa begitu saja memutusnya dari internet di era digital," kata Liu.

Ia mengatakan, untuk mengatasi masalah penglihatan dan masalah kecanduan gim, pihak berwenang harus mengurangi beban akademik siswa sehingga mereka memiliki lebih banyak waktu luang untuk berolahraga atau kegiatan lainnya.

"Penggunaan ponsel bukanlah hal utama yang harus disalahkan," tambahnya.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Membagi Waktu Untuk Menggunakan Ponsel

Mengunduh Aplikasi Belajar Bahasa di Ponsel
Perbesar
Ilustrasi Penggunaan Ponsel Credit: pexels.com/pixabay

Wu Hong, seorang peneliti di Dett, sebuah lembaga pemikir pendidikan yang berbasis di Chongqing, China Barat Daya, setuju pada Liu, bahwa tidak realistis untuk menyelesaikan masalah dengan memerintahkan kaum muda untuk berhenti menggunakan perangkat seluler.

"Alih-alih melarangnya, sekolah harus menghabiskan lebih banyak waktu untuk mengembangkan kemampuan anak-anak untuk mengatur diri sendiri dengan mengajari mereka membedakan antara dunia nyata dan dunia maya, antara baik dan buruk," kata Wu.

Namun, arahan kementerian melarang siswa menggunakan ponsel tampaknya didukung secara luas.

Dalam sebuah survei oleh thecover.cn yang dipublikasikan di Twitter versi China, 54 persen lebih dari 1.900 responden mengatakan mereka percaya bahwa anak sekolah tidak perlu membawa ponsel ke sekolah, seperempat responden menginginkan kebijakan yang lebih fleksibel, dengan 20 persen mengatakan ponsel harus diizinkan di kampus.

Penggunaan ponsel di sekolah telah memicu perdebatan tidak hanya di China, pada tahun 2018, Prancis mengeluarkan undang-undang yang melarang penggunaan ponsel di sekolah oleh anak-anak di bawah usia 15 tahun, dan Yunani melarang penggunaan ponsel di semua taman kanak-kanak, sekolah dasar, dan sekolah menengah.

 

Reporter: Veronica Gita

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Infografis Tahun Ajaran Baru, Sekolah di Zona Hijau Dibuka Kembali

Infografis Tahun Ajaran Baru, Sekolah di Zona Hijau Dibuka Kembali. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis Tahun Ajaran Baru, Sekolah di Zona Hijau Dibuka Kembali. (Liputan6.com/Trieyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya