Senat Sahkan Antony Blinken Jadi Menteri Luar Negeri AS

Oleh Natasha Khairunisa Amani pada 27 Jan 2021, 06:30 WIB
Diperbarui 27 Jan 2021, 07:13 WIB
Senat Amerika Serikat telah mengukuhkan Antony Blinken sebagai Menteri Luar Negeri AS pada Selasa (26/1/2021). (Photo credit: Alex Edelman/POOL/AFP/File)
Perbesar
Senat Amerika Serikat telah mengukuhkan Antony Blinken sebagai Menteri Luar Negeri AS pada Selasa (26/1/2021). (Photo credit: Alex Edelman/POOL/AFP/File)

Liputan6.com, Washington D.C- Senat Amerika Serikat pada Selasa (26/1) telah mengukuhkan Antony Blinken sebagai Menteri Luar Negeri AS, dengan anggota kunci dari Partai Republik yang bersaing mendukungnya.

Blinken, yang telah lama menjabat sebagai peasihat Presiden AS Joe Biden, telah berjanji untuk memperbaiki aliansi AS. 

Dikutip dari Channel News Asia, Rabu (27/1/2021) pengesahan Blinken sebagai Menlu AS disetujui dengan suara 78-22.

Diketahui, pengesahan untuk Blinken terjadi berbeda dengan dua Menlu pemerintahan mantan Presiden Donald Trump, yakni Mike Pompeo dan Rex Tillerson, yang keduanya ditentang oleh sebagian besar anggota dari Demokrat.

Senator Republik yang mendukung Blinken termasuk dua sekutu dekat Trump dalam kebijakan luar negeri - Marco Rubio, seorang pengkritik keras pemerintah kiri di Kuba dan Venezuela, dan Lindsey Graham, yang dikenal karena pandangannya yang hawkish tentang Suriah dan Iran.

Meski mengakui beberapa ketidaksepakatan, Senator James Risch, tokoh Republik di Komite Hubungan Luar Negeri Senat AS, mendesak rekan-rekannya untuk mendukung Blinken.

"Kami membutuhkan seorang Menteri Luar Negeri. Dia (Blinken) adalah orang yang tepat untuk pekerjaan itu," kata Risch kepada Senat.

"Dari sekian banyak isu yang kami diskusikan, hanya ada sedikit sekali, bahkan tidak ada titik terang di antara kita pada beberapa di antaranya," sebutnya.

2 dari 4 halaman

Harapan Senat

Capitol Hill, DPR Amerika Serikat - AP
Perbesar
Capitol Hill, DPR Amerika Serikat - AP

Namun, Risch menegaskan bahwa dirinya tetap tidak mendukung dukungan Blinken soal kembalinya AS ke perjanjian nuklir Iran - yang sebelumnya telah ditarik oleh Trump.

Tetapi Risch menunjuk pada niat Blinken untuk menghadapi Turki, sekutu NATO yang telah mengecewakan banyak anggota parlemen karena membeli banyak sistem senjata dari Rusia.

Blinken dalam sidang konfirmasinya pekan lalu juga mengatakan bahwa dirinya mendukung tekanan keras Trump terhadap China dan mengatakan bahwa ia tidak akan membatalkan keputusan penting Trump untuk memindahkan kedutaan AS di Israel ke Yerusalem.

Sementara itu, Senator Robert Menendez, anggota tertinggi dari komite Demokrat, merujuk pada kemampuan Blinken dalam melibatkan anggota parlemen di seluruh spektrum politik.

"Saya yakin dia (Blinken) adalah orang yang tepat untuk memperbaiki dan memulihkan aliansi kita, untuk menghidupkan kembali hubungan antara Departemen Luar Negeri dan Kongres," kata Menendez.

Blinken (58), yang diketahui merupakan anak sambung dari korban selamat Holocaust, juga dikenal karena niat baiknya pada kemanusiaan serta sikapnya yang tenang.

3 dari 4 halaman

Infografis Yuk Perhatikan Cara Cuci Tangan yang Benar

Infografis Yuk Perhatikan Cara Cuci Tangan yang Benar. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis Yuk Perhatikan Cara Cuci Tangan yang Benar. (Liputan6.com/Abdillah)
4 dari 4 halaman

Saksikan Video Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓