Joe Biden Hadiri Misa Pertama Sebagai Presiden ke-46 AS

Oleh Liputan6.com pada 25 Jan 2021, 11:02 WIB
Diperbarui 25 Jan 2021, 11:07 WIB
Presiden AS Joe Biden dan ibu negara Jill Biden menghadiri misa di Washington DC. (AP Photo/Evan Vucci)
Perbesar
Presiden AS Joe Biden dan ibu negara Jill Biden menghadiri misa di Washington DC. (AP Photo/Evan Vucci)

Liputan6.com, Washington D>C - Minggu 24 Januari 2021 waktu setempat Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengikuti misanya yang pertama sejak ia dilantik 20 Januari lalu. Ia mengikuti misa di gereja yang kerap ia datangi, ketika masih menjabat sebagai wakil presiden.

Mengutip VOA Indonesia,  Senin (25/1/2021), Joe Biden adalah presiden kedua yang beragama Katolik. Ia memilih Holy Trinity Catholic Church di Georgetown, Washington DC, yang terletak beberapa mil dari Gedung Putih sebagai gerejanya.

Gereja tersebut juga merupakan gereja yang kerap didatangi presiden beragama Katholik lainnya, John F. Kennedy.

Juru bicara Gedung Putih Jen Psaki Jumat lalu 22 Januari mengatakan kepada wartawan bahwa Joe Biden masih belum menetapkan gereja-gereja yang akan didatanginya di ibu kota. Kendati demikian ia memperkirakan Presiden ke-46 AS itu akan menghadiri misa secara reguler selama masa kepresidenannya.

2 dari 3 halaman

150 Tentara Garda Nasional AS Positif COVID-19 Usai Jaga Pelantikan Joe Biden

Pasukan Garda Nasional memperkuat zona keamanan di Capitol Hill di Washington pada 19 Januari 2021, sehari sebelum Presiden terpilih Joe Biden dilantik sebagai presiden ke-46 Amerika Serikat.
Perbesar
Pasukan Garda Nasional memperkuat zona keamanan di Capitol Hill di Washington pada 19 Januari 2021, sehari sebelum Presiden terpilih Joe Biden dilantik sebagai presiden ke-46 Amerika Serikat. (Foto: AP / J. Scott Applewhite)

Antara 150 hingga 200 tentara Garda Nasional Amerika Serikat (AS) yang dikerahkan ke Washington D.C untuk mengamankan pelantikan Presiden Joe Biden positif mengalami COVID-19.

Kabar tersebut disampaikan oleh seorang pejabat AS pada Jumat 22 Januari 2021.

Dikutip dari Channel News Asia, Minggu (24/1/2021) pemerintah AS memberlakukan langkah-langkah keamanan yang lebih ketat dari biasanya di Washington D.C untuk acara pelantikan Biden, menyusul kerusuhan pada 6 Januari lalu di gedung Capitol Hill oleh para massa pro-Donald Trump.

Upaya keamanan itu pun termasuk pagar-pagar gedung pemerintah yang diatapi kawat silet dan pos pemeriksaan yang dijaga oleh tentara Garda Nasional --atau tentara keamanan dalam negeri AS.

Selengkapnya di sini

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Ini:

Lanjutkan Membaca ↓