Menlu Zimbabwe Sibusiso Moyo Meninggal Dunia Akibat COVID-19

Oleh Teddy Tri Setio Berty pada 21 Jan 2021, 12:58 WIB
Diperbarui 21 Jan 2021, 12:58 WIB
Menteri Luar Negeri Zimbabwe Sibusiso Moyo meninggal akibat Corona COVID-19 (AFP)
Perbesar
Menteri Luar Negeri Zimbabwe Sibusiso Moyo meninggal akibat Corona COVID-19 (AFP)

Liputan6.com, Harare - Menteri Luar Negeri Zimbabwe Sibusiso Moyo meninggal akibat Corona COVID-19.

Lahir pada tahun 1960, mantan jenderal angkatan darat ini menjadi terkenal di dunia internasional pada tahun 2017.

Dirinya menarik perhatian ketika ia mengumumkan pengambilalihan militer, untuk menggulingkan Presiden Zimbabwe Robert Mugabe yang telah lama menjabat dari kekuasaan.

Zimbabwe telah mencatat lonjakan kasus Covid-19, demikian dikutip dari laman BBC, Kamis (21/1/2021).

Ada 28.675 kasus dan 825 kematian sejak virus itu terdeteksi di Zimbabwe mulai Maret 2020.

Lebih dari setengah kasus terjadi sejak perayaan Tahun Baru. Meningkatnya infeksi telah disalahkan pada orang-orang yang bepergian ke Afrika Selatan selama musim perayaan Tahun Baru 2021.

Afrika Selatan mengalami lonjakan kasus usai varian baru Virus Corona COVID-19 ditemukan dan menyebar dengan cepat.

2 dari 3 halaman

Kasus COVID-19 Tertinggi di Afrika

FOTO: [CERITA] Pemusalaran Korban COVID-19 di Soweto
Perbesar
Para pengurus memindahkan jenazah pasien virus corona COVID-19 ke dalam peti mati di rumah duka AVBOB, Soweto, Afrika Selatan, 24 Juli 2020. (MARCO LONGARI/AFP)

Afrika Selatan telah mencatat jumlah kasus tertinggi di Benua Afrika -- lebih dari 1,3 juta -- dan kematian terbanyak -- lebih dari 38.000.

Moyo adalah tokoh pemerintah senior kedua yang meninggal karena COVID-19 di Zimbabwe. Pensiunan jenderal ini meninggal karena penyakit yang juga ia derita sejak Juli 2020.

Moyo meninggal di rumah sakit setempat pada Rabu, 20 Januari 2021. Berita duka ini disampaikan oleh juru bicara Presiden Emerson Mnangagwa George Charamba dalam sebuah pernyataan.

3 dari 3 halaman

Simak video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓