Barack Obama Ucapkan Selamat ke Joe Biden Jelang Pelantikan Presiden ke-46 AS

Oleh Benedikta Miranti Tri Verdiana pada 20 Jan 2021, 22:50 WIB
Diperbarui 20 Jan 2021, 23:03 WIB
Mantan presiden Amerika Serikat Barack Obama berkampanye dengan calon presiden dari Partai Demokrat Joe Biden di Flint, Michigan, pada 31 Oktober 2020. (Foto: AFP / Jim Watson)
Perbesar
Mantan presiden Amerika Serikat Barack Obama berkampanye dengan calon presiden dari Partai Demokrat Joe Biden di Flint, Michigan, pada 31 Oktober 2020. (Foto: AFP / Jim Watson)

Liputan6.com, Washington D.C - Mantan presiden Barack Obama ikut mendoakan dan mengucapkan selamat kepada Joe Biden sebagai presiden terpilih AS yang akan segera dilantik pada Rabu (20/1/2021). 

"Selamat untuk teman saya, Presiden @Joe Biden! Ini adalah waktumu," cuitnya lewat akun Twitter resmi @BarackObama

 

Mantan Presiden Barack Obama dan mantan ibu negara Michelle Obama ikut menghadiri dan telah tiba di Capitol AS untuk pelantikan Joe Biden.

Kedatangan mereka diikuti oleh mantan Presiden Bill Clinton. Tak lama kemudian, calon presiden dari Partai Demokrat pada 2016 Hillary Clinton terlihat tiba di lokasi pelantikan Joe Biden.

2 dari 3 halaman

Joe Biden, Wapres Obama selama 8 Tahun

20161110-Pilpres-AS-Barack-Obama-AFP
Perbesar
Presiden AS Barack Obama didampingi Wapres AS, Joe Biden memberikan pidato kemenangan capres dari Partai Republik, Donald Trump di Pilpres AS di Gedung Putih, Washington, DC (9/11). (AFP PHOTO/Nicholas Kamm)

Sebelum memasuki proses pencalonan presiden AS dalam pemilu 2020, Biden menghabiskan 36 tahun sebagai senator di Delaware, AS. Joe Biden juga pernah terpilih menjadi wakil presiden AS dalam pemilu 2008, ketika kandidat presiden dari Partai Demokrat, Barack Obama memilihnya sebagai pendamping. 

Pada Januari 2009, Obama-Biden mulai menjabat sebagai Presiden dan Wakil Presiden AS, menyusul kekalahan pesaing mereka saat itu yakni John McCain yang merupakan Senator Arizona dan Sarah Palin yaitu Gubernur Alaska.

Biden sebagian besar berfokus pada masalah ekonomi dan kebijakan luar negeri ketika dirinya berperan sebagai wakil presiden selama dua masa jabatan atau 8 tahun.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓