10 Fakta Pramugari Filipina Meninggal, Diduga Diperkosa Massal hingga Ibu Lapor Presiden

Oleh Tanti Yulianingsih pada 08 Jan 2021, 18:01 WIB
Diperbarui 08 Jan 2021, 19:00 WIB
THUMBNAIL PRAMUGARI
Perbesar
THUMBNAIL PRAMUGARI

Liputan6.com, Makati - Teka-teki masih menyelimuti insiden pramugari meninggal di Makati. Wanita yang diidentifikasi sebagai awak Philipines Airlines (PAL) itu ditemukan tewas di bathtub sebuah kamar hotel di Filipina.

Polisi kemudian mengungkap dugaan ia jadi korban pemerkosaan massal oleh 11 pria. Tanda-tanda penyerangan brutal telah ditemukan di sekujur tubuhnya.

Peristiwa itu mengguncang banyak orang di Makati, tempat terjadinya peristiwa mengerikan itu.

Berikut ini sejumlah fakta yang terkuak dari pramugari meninggal tersebut, dikutip dari shethepeople.tv, Jumat (8/1/2021):

 

1. Pramugari meninggal itu diidentifikasi sebagai Christine Angelica Dacera. Wanita berusia 23 tahun itu dilaporkan mengalami penyerangan brutal. Rommel Galida, salah satu rekannya menemukannya di bak mandi pada pukul 10.00 pagi pada Jumat 1 Januari 2021.

2. Christine Angelica Dacera segera dilarikan ke rumah sakit di mana dokter menyatakan dia meninggal. Autopsi dilakukan dan pada awalnya ditemukan bahwa dia meninggal karena 'aneurisma aorta pecah'. Namun, faktor lain yang menyebabkan kematiannya juga muncul. Sementara laporan toksikologi belum dirilis.

3. Sejauh ini, polisi telah menangkap tiga pria yang kabarnya adalah temannya. Orang-orang yang ditangkap telah diidentifikasi sebagai John Pascual Dela Serna III (27), Rommel Daluro Galida (29), dan John Paul Reyes Halili (25). Sebuah kasus telah diajukan terhadap 11 tersangka yang delapan di antaranya masih dalam perburuan. Semuanya hadir di hotel yang sama tempat Dacera check-in.

 

2 dari 3 halaman

Lapor Presiden Filipina Rodrigo Duterter

Rodrigo Duterte
Perbesar
Presiden Filipina Rodrigo Duterte memberi tahu puluhan polisi yang berada di hadapannya bahwa mereka akan diawasi. (Ted Aljibe/AFP)

Ibunda Dacera diilaporkan juga telah melapor kejadian itu kepada Presiden Filipina Rodrigo Duterte.

Berikut ini sambungan fakta dari pramugari meninggal yang disebutkan bernama Christine Angelica Dacera:

 

4. Polisi mengklaim bahwa meskipun tidak semua pria melakukan tindakan tersebut, tuntutan berat dapat dituduhkan terhadap mereka.

5. Kepala Polisi Wilayah Makati, Kolonel Harold Depositar mengatakan ada "memar, lecet, luka gores" di sekujur tubuhnya. Sperma juga ada di dalam alat kelaminnya.

6. Terakhir kali Dacera dikabarkan berbicara dengan ibunya adalah pada 1 Januari tengah malam. Ini terjadi 12 jam sebelum temannya memberi tahu ibunya, Sharon, tentang kematian Dacera.

7. Keluarga Dacera mengklaim bahwa teman-temannya terlibat dalam memaksanya bergabung dalam perayaan Tahun Baru. Pihak keluarga mengetahui pesta itu.

8. Ibunda Dacera, Sharon menulis permohonan kepada Presiden Rodrigo Duterte yang berbunyi "Saya tidak ingin seseorang menjadi korban kebrutalan seperti ini, biadab."

9. Ibunda Dacera yang berduka dilaporkan mengatakan bahwa mereka memperlakukan putrinya seperti babi, dan tidak ada wanita yang pantas menerima kebrutalan seperti itu.

10. "Keinginan kami adalah agar kebenaran terungkap demi keadilan," kata bos maskapai tempat Dacera bekerja kepada surat kabar tersebut pada Selasa 5 Januari 2021.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Ini:

Lanjutkan Membaca ↓