Cerita Wen Junhong, Rela Jual Apartemen Demi Pelihara 1.300 Anjing dan 100 Kucing

Oleh Teddy Tri Setio Berty pada 06 Jan 2021, 19:10 WIB
Diperbarui 06 Jan 2021, 19:10 WIB
Wen Junhong (68) memiliki sebuah rumah dua lantai dan setiap kamar ditumpuk dengan sangkar anjing, kucing dan hewan lainnya (AFP)
Perbesar
Wen Junhong (68) memiliki sebuah rumah dua lantai dan setiap kamar ditumpuk dengan sangkar anjing, kucing dan hewan lainnya (AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Terkadang berurusan dengan satu hewan peliharaan membuat kewalahan, bayangkan memiliki ribuan hewan untuk dirawat.

Tapi itulah kehidupan sehari-hari dari Wen Junhong, menyalurkan rasa cintanya dengan memberi tempat berlindung bagi hewan-hewan terlantar dan memberi mereka makan.

Wen Junhong (68) memiliki sebuah rumah dua lantai. Setiap kamar di dalamnya terisi penuh dengan tumpukan kandang binatang.

Menurut ceritanya, pertama kali ia menyelamatkan anjing lebih dari 20 tahun. Sejak saat itu, ia tak pernah berhenti menolong binatang. Demikian dikutip dari laman Brightside, Rabu (6/1/2021).

Ia sekarang memiliki 1.300 anjing. Ditambah 100 kucing, 4 kuda, dan beberapa burung serta kelinci.

Kesehariannya dimulai dengan bangun jam 04.00 pagi setiap hari. Wen bangun pagi-pagi sekali untuk mempersiapkan harinya.

Dia membersihkan semua kandang yang seringkali penuh dengan kotoran semalaman. Dia kemudian memasak campuran sayuran, daging, dan nasi untuk hewan peliharannya yang mencapai 500 kg.

Merawat begitu banyak hewan bukanlah lelucon. Untuk memenuhi kebutuhannya, Wen yang dulunya adalah teknisi lingkungan harus menjual apartemennya.

Dia juga mengambil pinjaman dan menggunakan tabungan serta uang pensiunnya untuk memastikan bahwa anjing dan hewan lain yang ditinggalkan memiliki akses ke makanan dan tempat tinggal.

 

2 dari 3 halaman

Jumlah Hewan Meningkat Tiap Saat

Wen Junhong (68) memiliki sebuah rumah dua lantai dan setiap kamar ditumpuk dengan sangkar anjing, kucing dan hewan lainnya (AFP)
Perbesar
Wen Junhong (68) memiliki sebuah rumah dua lantai dan setiap kamar ditumpuk dengan sangkar anjing, kucing dan hewan lainnya (AFP)

Jumlah hewan dalam perawatan Wen meningkat karena semakin banyak orang yang meninggalkan anjing mereka.

Untuk membantunya, dia memiliki staf yang terdiri dari 6 orang, tetapi tetap saja, ini hanya masalah waktu sebelum mereka kehabisan ruang.

Belum lagi karena ada keluhan dari tetangga, dia sudah pindah 6 kali.

Seiring meningkatnya minat memelihara hewan peliharaan di China, Wen berharap orang-orang akan mulai mengadopsihewan peliharaannya, sehingga mereka dapat pindah ke rumah selamanya dan hidup bebas.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓