Bencana Longsor di Norwegia, 7 Korban Tewas Telah Ditemukan

Oleh Natasha Khairunisa Amani pada 04 Jan 2021, 07:30 WIB
Diperbarui 04 Jan 2021, 07:41 WIB
Bendera Norwegia.
Perbesar
Bendera Norwegia. (Pixabay)

Liputan6.com, Jakarta- Petugas penyelamat telah menemukan jenazah ketujuh dari 10 orang yang tewas akibat bencana longsor di sebuah desa dekat ibu kota Norwegia

Menurut kepolisian setempat, jenazah yang ditemukan itu adalah seorang anak perempuan berusia dua tahun. Ayah dari anak balita tersebut juga termasuk di antara mereka yang tewas akibat longsor

Juru bicara kepolisian setempat, Bjorn Christian Willersrud mengatakan kepada wartawan bahwa mereka berharap untuk segera menemukan korban selamat lainnya di tempat kejadian.

"Operasi penyelamatan masih berlanjut sampai kita memutuskan upaya itu berakhir," kata Willersrud, seperti dikutip dari AFP, Senin (4/1/2021).

Pada Minggu pagi (3 Januari 2021) kepala operasi penyelamatan, Goran Syversen, menyampaikan kepada wartawan: "Kami bekerja keras di tengah keresahan akibat longsor.

"Kami memiliki lima tim yang bekerja pada waktu yang sama. Mereka melakukan pekerjaan yang sangat sulit dengan risiko. Namun demikian, kami membuat kemajuan yang baik," lanjutnya. 

Pihak kepolisian menerangkan bahwa jenazah yang baru ditemukan berada di dekat tempat dua korban lainnya yang ditemukan. Namun, kepolisian tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Per 3 Januari, tim penyelamat menemukan 3 jenazah dengan upaya pencarian yang menggunakan anjing pelacak, helikopter dan drone. 

Sementara itu, tiga jenazah ditemukan pada 1 Januari dan satu jenazah lainnya ditemukan pada 2 Januari. 

Dalam rangka memberikan penghormatan kepada mereka yang tewas akibat longsor, penduduk setempat menempatkan sejumlah lilin di dekat tempat kejadian.

Bencana longsor yang terjadi pada 30 Desember 2020 itu merusak sejumlah rumah warga di desa Ask, Norwegia 25 kilometer timur laut Oslo.

 

2 dari 4 halaman

5 Korban Tewas Telah Teridentifikasi

Ilustrasi Garis Polisi (AFP)
Perbesar
Ilustrasi Garis Polisi (AFP)

Identitas lima dari korban yang ditemukan telah diidentifikasi, termasuk seorang perempuan berusia sekitar 50 tahun dan putranya yang berusia 29 tahun.

Korban tewas lainnya yang ditemukan juga termasuk seorang pria berusia 40 tahun dan putrinya yang berusia dua tahun.

Sementara korban tewas pertama yang ditemukan, pada 1 Januari, adalah seorang pria berusia 31 tahun.

Sebelumnya, kepolisian setempat mempublikasikan nama dari total 10 korban tewas, termasuk seorang anak berusia dua tahun dan 13 tahun, yang diumumkan hilang pada 30 Desember.

Sementara itu, 10 orang lainnya mengalami luka-luka akibat bencana tersebut, termasuk satu orang yang mengalami luka serius sehingga dipindahkan ke Oslo untuk menjalani perawatan.

Sekitar 1.000 orang dari 5.000 penduduk kota telah dievakuasi, dengan kekhawatiran akan keamanan karena pergerakan tanah yang terus berpindah.

"Ini benar-benar situasi yang sulit dipercaya dan mengerikan," ungkap salah satu pengungsi, Olav Gjerdingen, kepada AFP.

3 dari 4 halaman

Infografis Yuk Perhatikan Cara Cuci Tangan yang Benar

Infografis Yuk Perhatikan Cara Cuci Tangan yang Benar. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis Yuk Perhatikan Cara Cuci Tangan yang Benar. (Liputan6.com/Abdillah)
4 dari 4 halaman

Saksikan Video Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓