Gempa Magnitudo 6,4 yang Guncang Kroasia Terasa di Seluruh Balkan

Oleh Teddy Tri Setio Berty pada 30 Des 2020, 09:23 WIB
Diperbarui 30 Des 2020, 10:11 WIB
Ilustrasi Gempa
Perbesar
Ilustrasi Gempa (Angelo Giordano/Pixabay).

Liputan6.com, Petrinja - Gempa kuat mengguncang Kota Petrinja, Kroasia, pada Selasa 29 Desember 2020 siang hari pukul 12.20 waktu setempat. Gempa kerak dangkal (shallow crustal earthquake) ini menyebabkan kerusakan dan kepanikan luar biasa.

Hasil analisis parameter gempa menununjukkan bahwa gempa ini memiliki magnitudo 6,4. Dengan episenter terletak pada koordinat 45,422° Lintang Utara 16,255° Bujur Timur, tepatnya di darat pada jarak sekitar 3 kilometer arah barat daya kota Petrinja, Kroasia pada kedalaman 10 kilometer.

Berdasarkan lokasi episenter dan kedalamannya, tampak bahwa gempa Kroasia ini dipicu aktivitas sesar aktif "Petrinja fault zone" dengan mekanisme sesar geser menganan (dextral strike-slip), demikian disebutkan dalam rilis yang diterima Liputan6.com dari BMKG pada Rabu (30/12/2020).

Saking kuatnya guncangan, gempa ini dirasakan di hampir seluruh wilayah Balkan. Gempa ini terjadi sehari setelah gempa pendahuluan (foreshocks) berkekuatan magnitudo 5,2 melanda tepat di barat laut dari pusat gempa utama (mainhock). Pasca gempa utama diikuti puluhan gempa susulan (aftershocks).

Peta tingkat guncangan (shakemap) menunjukkan bahwa di sekitar pusat gempa tampak berwarna kuning kecoklatan yang menunjukkan dampak guncangan mencapai skala intensitas VI –VII MMI yang artinya berdampak merusak tingkat sedang hingga berat.

Estimasi shakemap ini akurat karena, gempa ini menimbulkan banyak kerusakan pada bangunan. Jalan-jalan di pusat kota dipenuhi puing kerusakan.

Dalam beberapa foto yang beredar, tampak bongkahan tembok menimpa mobil-mobil yang sedang diparkir, pecahan-pecahan tembok terlempar hingga ke jalan-jalan.

 

7 Orang Meninggal Dunia

Ilustrasi Gempa
Perbesar
Ilustrasi Gempa (Angelo Giordano/Pixabay).

Sedikitnya 7 orang dilaporkan meninggal dan puluhan lainnya luka-luka. Kota Petrinja adalah yang terdampak paling parah menderita kerusakan.

BMKG mencatat dalam setahun, Kroasia sudah dilanda 2 kali gempa merusak. Sebelumnya terjadi gempa merusak di Zagreb, berkekuatan 5,3 pada 22 Maret 2020.

Berdasar catatan sejarah gempa Balkan, gempa saat ini adalah yang terbesar melanda Kroasia dalam kurun waktu 140 tahun terakhir. Gempa terakhir melanda Zagreb terjadi pada 9 November 1880 dengan kekuatan 6,3. Episentrumnya terletak di Gunung Medvednica menghancurkan 1.758 bangunan termasuk gereja dan bangunan milik negara

Saksikan Video Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓