Presiden Rusia Vladimir Putin Akan Disuntik Vaksin COVID-19 Sputnik V

Oleh Natasha Khairunisa Amani pada 28 Des 2020, 10:48 WIB
Diperbarui 28 Des 2020, 10:48 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin
Perbesar
Presiden Rusia Vladimir Putin. (AFP)

Liputan6.com, Moskow- Presiden Rusia Vladimir Putin diumumkan akan menerima suntikan vaksin Virus Corona COVID-19 Sputnik V.

Dilansir Channel News Asia, Senin (28/12/2020), pengumuman itu disampaikan oleh juru bicara pemerintah Dmitry Peskov kepada saluran TV pemerintah Rusia pada Minggu (27 Desember 2020) waktu setempat.

"Dia (Putin) mengatakan akan divaksinasi, ia sedang meninjau keputusan dan menunggu sampai semua formalitas selesai," terang pernyataan Peskov, yang dikutip dari laman situs Channel TV Rossiya 1. 

Diketahui bahwa pada awal Desember 2020, Rusia meluncurkan program vaksinasi COVID-19 dengan vaksin Sputnik V, yang dimulai dengan kelompok prioritas atau mereka yang rentan terkena penyakit di Moskow. 

Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin pun menyampaikan bahwa warga yang berusia di atas 60 tahun dapat mulai mengajukan permohonan untuk mendapatkan vaksin. 

Hal itu disampaikannya sehari setelah Kementerian Kesehatan Rusia menyatakan bahwa vaksin tersebut telah disetujui untuk digunakan orang tua setelah percobaan terpisah.

 

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Vladimir Putin Nyatakan Vaksin Sputnik V Aman dan Efektif

FOTO: Kekang Penyebaran COVID-19, Rusia Perintahkan Penggunaan Masker di Seluruh Negeri
Perbesar
Seorang pria yang mengenakan masker untuk membantu mengekang penyebaran virus corona COVID-19 berjalan di Moskow, Rusia, Rabu (2/12/2020). Rusia memerintahkan penggunaan masker di seluruh negeri dan sebagian besar pembatasan ringan yang bervariasi. (AP Photo/Alexander Zemlianichenko)

Sebelumnya, Vladimit Putin (68) menyatakan bahwa vaksin COVID-19 buatan Rusia tersebut efektif dan aman, serta tidak ada alasan atau faktor untuk tidak divaksinasi. 

Sejak awal munculnya wabah Virus Corona COVID-19 di Rusia, Putin diketahui telah melakukan pekerjaannya dari jarak jauh, dengan mengadakan pertemuan secara daring dan hanya membatasi aktivitas perjalanannya.

Selain itu, ia pun mengatakan pada Agustus 2020 bahwa salah satu putrinya turut berpartisipasi dalam uji klinis Sputnik V dan merasa sehat setelah menerima suntikan vaksin COVID-19 tersebut.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Infografis Meredam Kepanikan Wabah Virus Corona

Infografis Meredam Kepanikan Wabah Virus Corona. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis Meredam Kepanikan Wabah Virus Corona. (Liputan6.com/Abdillah)
Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓