Taiwan Deteksi Kasus Baru COVID-19 Setelah 8 Bulan, Presiden Tsai Ing-wen Imbau Warga Tak Panik

Oleh Natasha Khairunisa Amani pada 23 Des 2020, 16:52 WIB
Diperbarui 23 Des 2020, 16:52 WIB
Presiden Taiwan Tsai Ing-wen
Perbesar
Presiden Taiwan Tsai Ing-wen (AFP)

Liputan6.com, Taipei- Taiwan kembali melaporkan kasus baru Virus Corona COVID-19 yang ditularkan secara lokal sejak 12 April 2020. 

Menanggapi ditemukannya kasus infeksi itu, Presiden Tsai Ing-wen menghimbau warga Taiwan untuk tetap tenang, ketika pemerintah mengumumkan tes negatif sejauh ini untuk kontak pasien baru tersebut.

Diketahui bahwa Taiwan telah berhasil mengendalikan pandemi COVID-19 dengan baik berkat metode pencegahan dini dan efektif serta pemakaian masker yang meluas.

Dilansir Channel News Asia, Rabu (23/12/2020) semua kasus baru COVID-19 selama lebih dari 250 hari terakhir di Taiwan pun terjadi di antara para pelancong yang tiba di negara tersebut. 

Infeksi domestik terbaru itu dialami oleh seorang perempuan yang merupakan teman dari seorang pilot Selandia Baru yang dipastikan telah terinfeksi awal pekan ini.

Dengan imbauan masyarakat untuk tetap tenang dari munculnya kasus infeksi itu, Presiden Tsai Ing-wen juga memperingatkan warga t untuk tetap mengikuti petunjuk kesehatan resmi dan tidak menyebarkan berita palsu.

"Kasus ini memiliki sumber infeksi yang pasti," kata Presiden Tsai Ing-wen, seraya melanjutkan, " Diharapkan untuk tidak terlalu panik".

Dalam konferensi pers terpisah,Menteri Kesehatan Taiwan Chen Shih-chung mengatakan 170 kontak perempuan itu telah menjalani tes COVID-19, dan hasilnya berujung negatif, sementara tiga lainnya sedang menunggu hasil tes.

Perempuan tersebut diketahui memiliki kontak dekat dengan pilot Selandia Baru itu, yang bekerja untuk EVA Airways Corp Taiwan dan dipastikan telah terinfeksi pada 20 Desember setelah penerbangannya ke Amerika Serikat.

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 4 halaman

Kemunculan Kasus Baru COVID-19 Tuai Kritikan Warga Taiwan

Masyarakat Taiwan menggunakan masker ketika menggunakan transportasi umum MRT sebagai upaya pencegahan Virus Corona.
Perbesar
Masyarakat Taiwan menggunakan masker ketika menggunakan transportasi umum MRT sebagai upaya pencegahan Virus Corona. (Source: AFP)

Pemerintah Taiwan dilaporkan mengkritik warga Selandia Baru karena tidak melaporkan dengan teliti semua kontak dan daftar tempat yang pernah dikunjungi, dan karena tidak mengenakan masker ketika diwajibkan.

Kemunculan kasus baru tersebut juga memicu kemarahan publik di Taiwan. 

Pemerintah di Taoyuan, yang merupakan lokasi bandara internasional utama Taiwan, mengatakan pada 22 Desember bahwa pihaknya akan mendenda pilot tersebut sebesar US$10.653 karena tidak mengikuti aturan pencegahan COVID-19.

Sejauh ini, Taiwan telah melaporkan total 777 kasus - yang sebagian besar adalah kasus impor - dan tujuh kematian akibat COVID-19.

Sementara itu, sekitar 130 pasien COVID-19 di Taiwan masih dirawat di rumah sakit.

Pemerintah Taiwan sejauh ini belum memutuskan untuk membatalkan perayaan Malam Tahun Baru, yang termasuk pesta kembang api di Taipei, tetapi mengatakan akan memantau situasi acara tersebut. 

3 dari 4 halaman

Infografis Meredam Kepanikan Wabah Virus Corona

Infografis Meredam Kepanikan Wabah Virus Corona. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis Meredam Kepanikan Wabah Virus Corona. (Liputan6.com/Abdillah)
4 dari 4 halaman

Saksikan Video Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓