Kaleidoskop 2020: Raibnya Peta Palestina hingga Buaya Gendong 100 Ekor Anak

Oleh Teddy Tri Setio BertyNatasha Khairunisa Amani pada 22 Des 2020, 08:01 WIB
Diperbarui 22 Des 2020, 08:01 WIB
Gambar Tangkapan Layar Foto Peta Wilayah Palestina
Perbesar
Gambar Tangkapan Layar Foto Peta Wilayah Palestina

Liputan6.com, Gaza - 2020 menjadi tahun yang diwarnai dengan banyak peristiwa yang menarik perhatian dunia

Salah satunya adalah pada akhir Maret 2020, ketika lima negara mengimbau semua warganya agar pulang dari luar negeri, termasuk Indonesia. Hal itu dilakukan ketika kasus Virus Corona COVID-19 terus meningkat di Tanah Air. 

Kemudian pada April 2020, berita tentang 9 hal yang bakal terjadi di dunia usai Pandemi Corona COVID-19 berakhir juga menarik perhatian warganet. 

Adapun berita terpopuler lainnya pada Mei 2020, tentang 4 fenomena langit Pada Mei 2020 yaitu hujan meteor hingga Matahari di Atas Kakbah. 

Mulai dari pemimpin ISIS yang dijuluki 'Jabba the Jihadi' dtangkap di Irak hingga 15 wanita pesohor dunia yang bangga dengan tubuh curvy, berikut adalah Kaleidoskop berita peristiwa dunia terpopuler di kanal Global Liputan6.com pada 2020:

2 dari 14 halaman

Januari: Pemimpin ISIS yang Dijuluki 'Jabba the Jihadi' Ditangkap di Irak

Abu Abdul Bari
Perbesar
Abu Abdul Bari. (Liputan6/Twitter/@AliBaroodi)

Salah satu pemimpin ISIS yang dijuluki "Jabba the Jihadi" telah ditangkap oleh pasukan Irak.

Ia dimasukkan ke truk rata karena tidak bisa masuk ke dalam mobil polisi.

Abu Abdul Bari yang memiliki berat 560 pon, juga dikenal sebagai Shifa al-Nima, ditangkap pada Kamis (16/1/2020) oleh tim elit SWAT dari resimen Nineveh di kota Mosul, demikian dilaporkan Stars and Stripes.

Baca selengkapnya...

3 dari 14 halaman

Februari: Total 4 WNI Positif Virus Corona COVID-19, Ini Rinciannya

Virus Corona COVID-19 dari Mikroskop
Perbesar
Gambar menggunakan mikroskop elektron yang tak bertanggal pada Februari 2020 menunjukkan virus corona SARS-CoV-2 (oranye) muncul dari permukaan sel (abu-abu) yang dikultur di laboratorium. Sampel virus dan sel diambil dari seorang pasien yang terinfeksi COVID-19. (NIAID-RML via AP)

Wabah Virus Corona Wuhan, COVID-19 kian menyebar. Korbannya berasal dari banyak negara. Indonesia salah satunya.

Saat ini, menurut data dari gisanddata.maps.arcgis.com, total korban meninggal 1.873. Dengan pasien sembuh 12.887. Total kasusnya mancapai 73.335 di sekitar 29 negara.

Sebanyak empat orang warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan positif Virus Corona baru itu. Dengan rincian tiga di antaranya berada di Kapal Diamond Princess, sementara seorang lainnya adalah pekerja migran berusia 44 tahun.

Baca selengkapnya....

4 dari 14 halaman

Maret: 5 Negara Ini Minta Warganya Tinggalkan Indonesia karena Corona COVID-19

Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soetta)
Perbesar
Suasana Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soetta). (Liputan6.com/Pramita Tristiawati)

Kasus Virus Corona (COVID-19) di Indonesia terus meningkat. Per Jumat (27/3/2020), total orang yang positif sudah lebih dari 1.000 orang.  

Setidaknya lima negara telah mengimbau semua warganya agar pulang dari luar negeri. Negara-negara besar seperti Amerika Serikat dan Inggris telah spesifik meminta warganya keluar dari Indonesia. 

Permintaan agar pergi dari Indonesia diminta secepatnya karena dikhawatirkan penerbangan internasional akan berkurang. Kekhawatiran lainnya adalah terkait kapasitas fasilitas medis Indonesia dalam menghadapi Virus Corona.

Baca selengkapnya....

5 dari 14 halaman

April: 9 Hal Ini Bakal Terjadi di Dunia Usai Pandemi Corona COVID-19 Berakhir

Tokyo
Perbesar
Gambar pada 19 Agustus 2019 menunjukkan pemandangan cakrawala Tokyo terlihat dari dek observasi Menara Roppongi Hills. Wisatawan dapat melihat berbagai gedung pencakar langit yang semua tertata rapi di kota terkenal sibuk ini. (AP Photo/Jae C. Hong)

Penyakit akibat Virus Corona jenis baru atau COVID-19 yang saat ini melanda dunia belum mereda. Walaupun kasus baru telah terus mengalami penurunan di tempat asalnya, China, virus justru sedang bertumbuh subur di negara lainnya dan kini telah tercatat lebih dari 1.300.000 kasus di dunia. 

Semua orang kini tentu bertanya-tanya, "kapan ini semua akan berakhir?"

Berbagai prediksi dari ilmuwan seluruh dunia pun kemudian muncul, masing-masing memperhitungkan kapan pandemi Virus Corona jenis baru ini akan segera berakhir. Namun untuk saat ini, jawabannya jelas masih abu-abu.

Baca selengkapnya....

6 dari 14 halaman

Mei: Hujan Meteor hingga Matahari di Atas Kakbah, 4 Fenomena Langit Pada Mei 2020

Ilustrasi meteor
Perbesar
Ilustrasi meteor. (iStock)

Pada Mei 2020 sejumlah fenomena astronomi akan terjadi. Pemandangan langit itu dapat diamati dengan mata telanjang maupun menggunakan teleskop di tempat yang tebuka dan gelap.

Syaratnya, harus sabar menunggu. Kondisi langit cerah dan tak ada polusi cahaya jadi faktor untuk dapat melihat fenomena astronomi itu dengan jelas.

Apa saja fenomena langit yang terjadi pada bulan Mei? Hujan meteor hingga Bulan Baru dan matahari di atas Kakbah jawabannya.

Baca selengkapnya....

7 dari 14 halaman

Juni: WHO Sebut Dunia Memasuki Fase Berbahaya Baru dari Pandemi Corona COVID-19

FOTO: Cegah Antrean Penumpang, Aparat Keamanan Diterjunkan di Stasiun Bogor
Perbesar
Petugas stasiun memandu penumpang KRL Commuterline di Stasiun Bogor, Jawa Barat, Selasa (9/6/2020) pagi. Puluhan polisi, TNI, Satpol PP, dan petugas stasiun diterjunkan untuk memandu penumpang mengantisipasi antrean panjang seperti kemarin. (merdeka.com/Arie Basuki)

Pemimpin WHO menyampaikan kabar buruk mengenai perkembangan Virus Corona (COVID-19) di dunia. Di tengah fase normal baru, ternyata dunia juga masuk fase bahaya baru. 

Pernyataan itu diberikan pemimpin WHO Dr. Tedros Ghebreyesus Adhanom setelah mendapat laporan ada lebih dari 150 ribu kasus sehari. Mayoritas kasus berasal dari Amerika, kemudian Asia Selatan dan Timur Tengah. 

"Dunia sedang berada di fase baru dan berbahaya. Dapat dipahami banyak orang yang lelah berada di rumah, dapat dipahami berbagai negara ingin membuka ekonomi mereka, tetapi virusnya masih menyebar pesat. Ini masih berbahaya," ujar Dr. Tedros dalam konferensi pers WHO seperti dikutip Sabtu (20/6/2020).

Baca selengkapnya....

8 dari 14 halaman

Juli: Viral Palestina Raib di Google Maps, 5 Negara Ini Diprediksi Hilang dari Peta

Peta Jalur Gaza, terpisah dari wilayah Palestina yang lain
Perbesar
Peta Jalur Gaza, terpisah dari wilayah Palestina yang lain (Wikipedia)

Apple dan Google telah dituduh 'menghapus' Palestina dari peta online mereka, menurut sebuah unggahan yang viral di sosial media --namun belakangan telah dikoreksi oleh pengunggah.

Pencarian untuk Palestina (atau Palestine dalam pencarian berbahasa Inggris) di Apple Maps dan Google Maps menunjukkan garis besar untuk wilayah Jalur Gaza dan Tepi Barat, tetapi tidak ada label untuk Palestina.

Hingga kini, pemberitaan itu masih bergulir di media sosial. Bicara soal tuduhan hilangnya Palestina dari Apple dan Google, ada sejumlah negara yang diprediksi akan hilang dari peta dunia.

Baca selengkapnya...

9 dari 14 halaman

Agustus: 8 Jenis Masker Virus Corona COVID-19, Diurutkan dari yang Terbaik ke Terburuk

Ilustrasi Masker
Perbesar
Ilustrasi Masker (pixabay.com)

Hingga saat ini, sudah jelas bahwa masker dapat mencegah penularan virus corona dan menyelamatkan nyawa.

Sebuah analisis pendahuluan dari 194 negara menemukan bahwa tempat-tempat di mana masker tidak direkomendasikan mengalami peningkatan kematian virus corona per kapita setiap minggu sebesar 55 persen setelah kasus pertama mereka dilaporkan, dibandingkan dengan 7 persen di negara-negara dengan budaya atau pedoman yang mendukung pemakaian masker.

Tetapi tidak semua masker memberikan tingkat perlindungan yang sama.

Baca selengkapnya...

10 dari 14 halaman

September Viral Foto Buaya Gendong 100 Anaknya di Punggung, Ternyata Spesies Hampir Punah

Viral foto seekor buaya yang menggendong 100-an anaknya di punggung.
Perbesar
Viral foto seekor buaya yang menggendong 100-an anaknya di punggung. (Source: Live Science/ photo by Dhiritiman Mukherjee)

Sempat viral di sosial media sebuah foto yang menunjukkan seekor buaya tengah menggendong 100 anaknya di punggungnya.

Seperti dikutip dari laman BBC, gambar itu diambil oleh fotografer ahli Dhritiman Mukherjee. Bidikannya, yang diambil di National Chambal Sanctuary India, sangat dipuji dalam kompetisi Wildlife Photographer of the Year (WPY) tahun ini.

Setiap anak-anak buaya ini perlu bertahan hidup hingga dewasa dan berkembang biak.

Baca selengkapnya...

11 dari 14 halaman

Oktober: Penyebab Pangeran Arab Saudi Al-Waleed bin Khalid Al-Saud Koma 15 Tahun

Pangeran Arab Saudi, Al-Waleed bin Khalid Al-Saud. (Twitter)
Perbesar
Pangeran Arab Saudi, Al-Waleed bin Khalid Al-Saud. (Twitter)

Terbaring koma selama 15 tahun, salah satu pangeran Arab Saudi, Al-Waleed bin Khalid Al-Saud, kini bisa menggerakkan tangannya merespons suara seseorang. Hal itu telah menjadi secercah harapan bagi keluarganya.

Pangeran Al-Waleed tak sadarkan diri dan telah menggunakan ventilator sejak 2005, usai menderita pendarahan otak akibat kecelakaan mobil saat sedang mempelajari ilmu militer di Ibu Kota Inggris, London.

Sejak saat itu Pangeran Al-Waleed koma. Pada 2015, dokter yang merawatnya memutuskan untuk mencabut perangkat atau mesin pendukung kehidupannya, tetapi sang ayah, Pangeran Khalid bin Talal Al Saud dan ibunya, Putri Mona Riad El Solh --yang merupakan putri pemimpin Lebanon--, menolaknya.

Baca selengkapnya...

12 dari 14 halaman

November: WHO Bantah Puji Menkes Terawan Sukses Tangani COVID-19

Menkes Terawan tinjau simulasi vaksin COVID-19 di RSPI Sulianti Saroso Jakarta Utara. Foto
Perbesar
Menkes Terawan tinjau simulasi vaksin COVID-19 di RSPI Sulianti Saroso Jakarta Utara. (Istimewa)

Surat undangan WHO untuk Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto beredar di media sosial. WHO mengundang Terawan berbagi pengalaman program Intra-Action Review (IAR).

Pada surat itu tertulis WHO mengundang Menkes Terawan karena: "secara sukses melaksanakan IAR COVID-19 nasional dan menerapakan pelajaran kritis yang diidentifikasi selama IAR untuk peningkatan respons penyebaran COVID-19." 

Baca selengkapnya...

13 dari 14 halaman

Desember: Selain Tara Basro, 15 Wanita Pesohor Dunia Ini Bangga Bertubuh Curvy

Percaya Diri Pamerkan Selulit di FFI 2020, Tara Basro Kembali Tuai Pujian
Perbesar
Percaya Diri Pamerkan Selulit di FFI 2020, Tara Basro Kembali Tuai Pujian. (dok.Instagram @tarabasro/https://www.instagram.com/p/CIcuEDSHBjl/Henry)

Andi Mutiara Pertiwi Basro atau yang lebih dikenal dengan nama Tara Basro merupakan aktris Indonesia yang dikenal memiliki tubuh curvy. Ia juga menjadi sorotan warganet karena mengunggah foto yang menunjukkan dirinya tanpa riasan dan memiliki selulit serta perut yang berlemak.

Walaupun berprofesi sebagai aktris dan model, tetapi Tara mampu menghadirkan sebuah pandangan baru bahwa citra dari profesi tersebut tidak harus menjadi wanita yang tampil sempurna sesuai standar khalayak umum.

Baca selengkapnya...

14 dari 14 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓