Pesawat Antariksa China Chang'e-5 Bersiap Kirim Sampel Permukaan Bulan ke Bumi

Oleh Natasha Khairunisa Amani pada 03 Des 2020, 14:52 WIB
Diperbarui 03 Des 2020, 14:52 WIB
Pesawat Ruang Angkasa China Chang'e 5 Sukses Mendarat di Bulan
Perbesar
Foto yang diabadikan di Beijing Aerospace Control Center pada 1 Desember 2020 ini menunjukkan proses pendaratan Chang'e-5. Wahana antariksa Chang'e-5 China berhasil mendarat di sisi dekat Bulan pada Selasa (1/12) tengah malam dan mengirimkan kembali gambar ke Bumi. (Xinhua/Jin Liwang)

Liputan6.com, Beijing- Pemerintah China mengumumkan pada Kamis (3/12/2020) bahwa misi penyelidikan Bulan terbaru yang dilakukan negaranya telah selesai mengambil sampel di Bulan dan menyegelnya di dalam pesawat antariksa untuk kembali ke Bumi

Dikutip dari Channel News Asia, Kamis (3/12/2020) Chang'e-5, yang merupakan pesawat penjelajah ketiga China yang mendarat di Bulan, adalah yang terbaru dari serangkaian misi yang semakin ambisius untuk program luar angkasa Beijing.

China bahkan juga memiliki wahana dalam perjalanan ke Mars dengan membawa robot penjelajah.

Pada 2 Desember 2020 waktu setempat, Chang'e-5 mendarat dalam misi mengembalikan batu-batuan Bulan ke Bumi untuk pertama kalinya sejak 1976.

Dalam sebuah pernyataan, Badan Luar Angkasa Nasional China mengatakan bahwa pesawat antariksa itu "telah menyelesaikan pengambilan sampel di Bulan, dan sampel telah disegel di dalam pesawat ruang angkasa."

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Saksikan Video Berikut Ini:


Pesawat Antariksa China Chang'e-5 Kumpulkan 2 Kg Sampel

Pesawat Ruang Angkasa China Chang'e 5 Sukses Mendarat di Bulan
Perbesar
Foto yang diabadikan di Beijing Aerospace Control Center pada 1 Desember 2020 menunjukkan gambar Chang'e-5 saat pendaratan di Bulan. Wahana antariksa itu mendarat di area pendaratan yang telah dipilih sebelumnya di dekat 51,8 derajat bujur barat dan 43,1 derajat lintang utara. (Xinhua/Jin Liwang)

Dilansir Antara, pesawat antariksa China Chang'e-5 mendarat di sisi terdekat Bulan pada Selasa 1 Desember malam. Setelah mengirimkan beberapa gambar, Chang'e-5 langsung mengumpulkan sampel material Bulan.

Badan Antariksa Nasional China (CNSA), pada 2 Desember menyebutkan Chang'e-5 mendarat di area yang telah ditentukan sebelumnya, yakni 51,8 derajat bujur barat dan 43,1 derajat lintang utara pada Selasa tepat pukul 23.11 waktu China (22.11 WIB).

Setelah mendeteksi dan mengidentifikasi beberapa hambatan secara otomatis, pesawat tersebut menentukan lokasi dan menyentuh daratan di sebelah barat Mons Rumker di Oceanus Procellarum yang juga dikenal dengan sebutan Lautan Badai di sisi terdekat bulan.

CNSA mengungkapkan, bahwa selama proses pendaratan, kamera mengambil gambar sekitar.

Dengan dikendalikan dari Bumi, pesawat tersebut melakukan serangkaian cek dan persiapan kerja di permukaan Bulan selama 48 jam. Sebanyak 2 kilogram sampel material bulan dikumpulkan dan disegel dalam kontainer.

Orbit yang membawa sampel tersebut akan kembali ke bumi dan mendarat di Siziwang Banner, Daerah Otonomi Mongolia Dalam, wilayah utara China.


Infografis Jangan Remehkan Cara Pakai Masker

Infografis Jangan Remehkan Cara Pakai Masker
Perbesar
Infografis Jangan Remehkan Cara Pakai Masker (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya