Diduga Beban Kerja Terlalu Berat, Pengawal Vladimir Putin Tewas Bunuh Diri di Kremlin

Oleh Liputan6.com pada 02 Des 2020, 13:56 WIB
Diperbarui 02 Des 2020, 17:40 WIB
Ilustrasi Kremlin
Perbesar
Ilustrasi Kremlin (Michael Parulava/Unsplash)

Liputan6.com, Moskow - Seorang pria yang diyakini sebagai pengawal Presiden Rusia Vladimir Putin dilaporkan menembak dirinya sendiri hingga tewas di dalam Kremlin. Pria yang bunuh diri saat bertugas itu diidentifikasi bernama Mikhail Valeryevich Zakharov.

Beberapa orang mengatakan dia bekerja untuk Ddepartemen Perlindungan Pribadi bagian dari Federal Protective Service (FSO) atau Layanan Pelindung Federal yang secara langsung bertanggung jawab atas keamanan Putin.

"Anggota staf itu bunuh diri saat bertugas. Investigasi atas kasus ini telah dimulai," kata seorang sumber kepada kantor berita Rusia TASS.

Dikutip dari Metro, Rabu (2/12/2020), laporan lain dari istri mendiang pria itu mengatakan bahwa pria tersebut tidak melakukan bunuh diri. Izvestia melaporkan bahwa mendiang suaminya ditemukan "tidak sadarkan diri" di dekat katedral utama di dalam Kremlin.

Namun, rincian lebih lanjut tentang keadaan tepatnya tidak diberikan. 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:


Faktor Bunuh Diri Diduga karena Beban Kerja

Ilustrasi Penjaga Keamanan Rusia
Perbesar
Ilustrasi Penjaga Keamanan Rusia (Aline (Алевтина) Mueller/ixabay)

Kematian pria itu terjadi di tengah klaim bahwa petugas di layanan perlindungan elit Kremlin menghadapi beban kerja yang berat karena kekurangan staf. Beberapa mengeluh mereka tidak dibayar untuk jam kerja ekstra.

Layanan Perlindungan Federal bertanggung jawab atas keamanan Putin dan pejabat tinggi negara bagian lainnya.

Mereka berhak melakukan penggeledahan dan pengawasan tanpa surat perintah, melakukan penangkapan dan memberi perintah kepada lembaga negara lainnya.

Sebelum kabar kematian diduga bunuh diri ini, sebelas bulan lalu wakil komandan resimen kepresidenan, bagian dari FSO ditemukan tewas di rumahnya di Moskow. Roman Lotvin dilaporkan meninggal karena gantung diri.

Sebagai informasi, Kremlin adalah kompleks berbenteng di pusat Moskow yang merupakan pusat kekuasaan di Rusia.

 

Reporter: Ruben Irwandi


KONTAK BANTUAN

Bunuh diri bukan jawaban apalagi solusi dari semua permasalahan hidup yang seringkali menghimpit. Bila Anda, teman, saudara, atau keluarga yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit, dilanda depresi dan merasakan dorongan untuk bunuh diri, sangat disarankan menghubungi dokter kesehatan jiwa di fasilitas kesehatan (Puskesmas atau Rumah Sakit) terdekat.

Bisa juga mengunduh aplikasi Sahabatku: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.tldigital.sahabatku

Atau hubungi Call Center 24 jam Halo Kemenkes 1500-567 yang melayani berbagai pengaduan, permintaan, dan saran masyarakat.

Anda juga bisa mengirim pesan singkat ke 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat surat elektronik (surel) kontak@kemkes.go.id.


Infografis Kombinasi 3M Turunkan Risiko Tertular COVID-19

Infografis Kombinasi 3M Turunkan Risiko Tertular Covid-19 hingga 99,9 Persen. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis Kombinasi 3M Turunkan Risiko Tertular Covid-19 hingga 99,9 Persen. (Liputan6.com/Trieyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Live Streaming

Powered by

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya