Dewan Pemilihan Michigan Sahkan Kemenangan Joe Biden dalam Pemilu AS 2020

Oleh Natasha Khairunisa Amani pada 24 Nov 2020, 13:10 WIB
Diperbarui 24 Nov 2020, 13:46 WIB
Joe Biden, calon presiden AS penantang Donald Trump pada pemilu November 2020 mendatang.
Perbesar
Joe Biden, calon presiden AS penantang Donald Trump pada pemilu November 2020 mendatang. (AP Photo/Matt Rourke)

Liputan6.com, Washington D.C- Dewan Pemilihan Michigan pada 23 November telah secara resmi mengesahkan kemenangan Presiden terpilih Amerika Serikat Joe Biden dalam Pemilu 2020.

Pengesahan untuk kemenangan Joe Biden itu pun menutupi jalan bagi Presiden AS Donald Trump yang berusaha menentang hasil Pemilu 2020.

Dikutip dari AFP, Selasa (24/11/2020) dewan tersebut menyatakan bahwa Joe Biden unggul atas Trump dengan meraih hampir 156.000 suara.

Selain itu, pengesahan tersebut juga kemungkinan akan mengakhiri upaya Trump dalam membalikkan hasil Pemungutan suara di Michigan, yang merupakan salah satu negara bagian yang harus ia ungguli dalam pemilu.

Donald Trump telah secara berulang kali mengklaim adanya kecurangan dalam pemilu yang digelar pada 3 November 2020. Dalam klaim tanpa bukti tersebut mengatakan Trump dikalahkan karena praktik kecurangan dalam pemungutan suara di negara bagian.

Trump langsung memanggil anggota parlemen Republik di negara bagian itu ke Washington untuk melakukan pembicaraan, menyusul kantong suara Demokrat yang meliputi Detroit mengesahkan pemungutan suara pekan lalu. 

Sekretaris Negara Bagian Michigan Jocelyn Benson mengatakan, keputusan dewan yang terdiri dari dua Demokrat dan dua Republik, "Menegaskan bahwa pemilihan dilakukan secara adil dan aman, dan hasilnya secara akurat mencerminkan minat para pemilih."

Tetapi anggota dewan yang abstain, seorang Republikan, mengatakan "tidak dapat diterima" bahwa banyak pertanyaan tentang pemilihan Michigan tetap tidak terjawab, menyebutnya sebagai "aib nasional."

Sertifikasi Michigan menutup pintu di salah satu jalan yang tersisa bagi Trump untuk mencoba dan membalikkan kemenangan Biden dalam pemilihan 3 November dengan klaim salah urus dan penipuan yang tidak didukung.

2 dari 3 halaman

Penolakan Gugatan Donald Trump oleh Hakim Pennsylvania

Presiden AS Donald Trump (AP PHOTO)
Perbesar
Presiden AS Donald Trump (AP PHOTO)

Sementara itu, seorang hakim Pennsylvania pada akhir pekan lalu juga telah menolak gugatan hukum yang diajukan oleh tim kampanye Trump, terkait proses penghitungan suara di negara bagian tersebut.

Selain itu, Mahkamah Agung Pennsylvania menolak gugatan Trump lainnya pada 23 November atas penghitungan suara yang dikirim melalui pos. 

Diketahui bahwa wilayah-wilayah di Pennsylvania memiliki batas waktu hingga 23 November untuk mengesahkan suara lokal mereka, yang kemudian akan diserahkan pada negara bagian yang mengumumkan kemenangan. 

Menurut eorang pejabat, Sekretaris Negara Bagian Pennsylvania memiliki waktu hingga 30 November untuk melakukan pengesahan, tetapi kemungkinan besar akan selesai pada pekan ini. 

Sementara itu, Negara Bagian Georgia elah mensertifikasi kemenangan Biden pada Jumat lalu setelah dilakukannya penghitungan ulang.

Adapun Nevada, yang merupakan salah satu negara bagian yang juga diisukan oleh Trump, akan mengesahkan pemungutan suara di wilayahnya pada Selasa (24/11) waktu setempat.

Kemudian dua negara bagian lainnya yang juga diisukan oleh Trump, yakni Wisconsin dan Arizona, memiliki waktu hingga pekan depan untuk menyelesaikan penghitungan mereka.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓