Harapan Raja Salman kepada Dunia di Tengah Pandemi COVID-19

Oleh Tommy Kurnia pada 23 Nov 2020, 15:56 WIB
Diperbarui 23 Nov 2020, 15:56 WIB
Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud
Perbesar
Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud. (Saudi Press Agency, via AP)

Liputan6.com, Riyadh - Raja Salman sukses menggelar KTT G20 virtual pada 21-22 November 2020 di Arab Saudi. Pandemi COVID-19 menjadi topik utama dalam pertemuan.

Raja Salman memberikan ucapan penutup atas keberhasilan G20 dalam memberikan harapan pada dunia melalui communique (pernyataan bersama).

"Kita telah berhasil memberikan pesan harapan dan ketenangan kepada warga kita dan rakyat seuruh dunia melalui communique final pada pertemuan pemimpin ini," ujar Raja Salman seperti dilansir Arab News, Senin (23/11/2020).

Raja Salman berkata negara G20 berkomitmen untuk bekerja sama melawan COVID-19. Mereka juga mengadopsi kebijakan ekonomi yang tahan banting, berkelanjutan, inklusif, dan seimbang untuk pulih dari pandemi.

Sistem perdagangan ekonomi dunia yang inklusif bagi semua kalangan turut menjadi fokus.

"Kebijakan-kebijakan ini juga akan menjaga momentum untuk membuat sistem perdagangan global bekerja untuk semua, dan menciptakan kondisi-kondisi untuk meraih pertumbuhan yang berkelanjutan," ujar Raja Salman.

2 dari 4 halaman

G20 Selanjutnya di Italia

FOTO: Kasus COVID-19 di Italia Tembus Satu Juta
Perbesar
Para polisi yang mengenakan masker sedang bertugas di Roma, Italia, 10 November 2020. Sekitar 32.961 kasus baru dilaporkan per harinya, sehingga total kasus COVID-19 di Italia menjadi 1.028.424 sejak pandemi dinyatakan merebak di negara itu pada akhir Februari. (Xinhua/Cheng Tingting)

Raja Salman berkata negara-negara G20 akan bekerja untuk memberikan fondasi untuk meraih peluang untuk melawan berbagai tantangan global, termasuk menjaga planet.

"Aksi bersama dan individual kita akan penting dalam mengatasi tantangan global yang kita hadapi," ujarnya.

Arab Saudi berjanji akan terus bermain peran kunci di dalam G20.

Raja Salman juga menyerahkan presidensi G20 ke Italia yang akan menjadi tuan rumah G20 2021.

3 dari 4 halaman

Sri Mulyani: Ekonomi Negara G20 Mulai Pulih, Tapi Masih Sangat Rapuh

Sri Mulyani Indrawati
Perbesar
Menteri Keuanga Sri Mulyani Indrawati (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, financial track menjadi salah satu tema bahasan di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20. Financial track menjadi salah satu upaya untuk menghadapi Covid-19.

Menurut Sri Mulyani, fokus dari pembahasan di dalam financial track menyangkut pertama bahwa Covid-19 telah menyebabkan dampak yang sangat sangat luar biasa di berbagai negara. Oleh karena itu, semua negara melakukan kebijakan bersama-sama untuk menangani Covid dan mengembalikan perekonomian agar pulih kembali. 

"Dukungan kebijakan perekonomian dan keuangan terutama di bidang fiskal, moneter, dan regulasi di bidang sektor keuangan perlu dilakukan dan terus dilakukan," ujar dia dalam pernyataannya, Minggu 22 November 2020.

Sri Mulyani mengatakan, meskipun pada kuartal III-2020 banyak perekonomian di negara G20 sudah menunjukkan adanya pembalikan, namun itu masih sangat awal dan masih sangat rapuh. Sehingga, dalam pembahasannya agar kebijakan-kebijakan untuk mendukung pemulihan ekonomi tetap dilakukan dan jangan ditarik terlalu dini.

Artinya kebijakan fiskal, moneter, dan regulasi sektor keuangan harus tetap dijalankan sampai ekonomi betul-betul pulih secara kuat.

"Dalam financial track juga dibahas mengenai pembiayaan dari vaksin Covid-19 yang tentu memakan resources yang sangat besar. Dalam hal ini dibahas mengenai bagaimana negara-negara terutama negara berkembang bisa mendapatkan akses vaksin," imbuh dia.

Oleh karena itu, Sri Mulyani menekankan pentingnya peranan lembaga multilateral dalam memberikan dukungan pendanaan bagi negara-negara berkembang atau negara miskin untuk mendapatkan vaksin. Menurutnya, akses terhadap vaksin ini penting karena tidak akan ada pemulihan ekonomi di seluruh dunia sampai seluruh negara mendapatkan akses vaksin.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓