Media AS: Joe Biden Menang Pilpres dengan 306 Suara Elektoral, Donald Trump 232

Oleh Teddy Tri Setio Berty pada 14 Nov 2020, 12:01 WIB
Diperbarui 14 Nov 2020, 12:01 WIB
Joe Biden, calon presiden AS penantang Donald Trump pada pemilu November 2020 mendatang.
Perbesar
Joe Biden, calon presiden AS penantang Donald Trump pada pemilu November 2020 mendatang. (AP Photo/Matt Rourke)

Liputan6.com, Jakarta - Media Amerika Serikat melaporkan, presiden AS terpilih Joe Biden telah memenangkan 306 suara elektoral (electoral college). Sementara itu, petahana Presiden Donald Trump hanya meraih 232 suara.

Biden mengukuhkan kemenangannya atas Trump dalam pemilihan AS dengan kemenangan di Georgia yang secara tradisional condong ke Partai Republik, demikian dikutip dari laman Channel News Asia, Sabtu (14/11/2020).

Trump yang juga memiliki 306 suara Electoral College ketika dia mengalahkan Hillary Clinton pada 2016, mengklaim kemenangan di Carolina Utara.

Joe Biden telah menjadi calon pemenang pemilihan sejak kemenangan di Pennsylvania membawanya melewati ambang batas 270 suara.

Georgia, salah satu dari lima negara bagian yang direbut oleh Biden setelah sebelumnya ada di pihak Donald Trump pada pemilu 2020.

Tercatat, demokrat menang di Georgia terakhir kali pada masaBill Clinton tahun 1992.

Joe Biden saat ini naik sekitar 14.000 suara, dan penghitungan ulang diharapkan akan selesai minggu depan.

2 dari 3 halaman

Penghitungan Suara Ulang

FOTO: Debat Perdana Calon Presiden Amerika Serikat
Perbesar
Presiden Donald Trump berbicara selama debat presiden pertama dengan calon presiden dari Partai Demokrat, mantan Wakil Presiden Joe Biden di Case Western University and Cleveland Clinic, Cleveland, Ohio, Selasa (29/9/2020). (Olivier Douliery/Pool vi AP)

Audit pemilihan umum di seluruh negara bagian diprediksi tidak akan mengubah banyak dari hasil perolehan yang diterima Biden dan Trump.

Di North Carolina, dorongan untuk menarik simpati pemilih Kulit Hitam oleh Demokrat tidak cukup untuk mengatasi basis Trump yang sangat setia yaitu warga kulit putih.

Trump yang menolak untuk mengakui kekalahan, dijadwalkan akan berbicara kepada publik untuk pertama kalinya sejak dinyatakan kalah.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓