Foto-Foto Warga Palestina Ditembaki Gas Air Mata oleh Israel Saat Salat Jumat

Oleh Hariz Barak pada 11 Okt 2020, 19:32 WIB
Diperbarui 11 Okt 2020, 19:32 WIB
Lagi Salat, Warga Palestina Ditembaki Gas Air Mata Tentara Israel
Perbesar
Pengunjuk rasa Palestina melaksanakan salat di tengah tembakan gas air mata tentara Israel di dekat desa Beit Dajan, Palestina (9/10/2020). Insiden terjadi ketika pengunjuk rasa menggelar aksi memprotes pencaplokan tanah yang dilakukan Israel untuk perluasan permukiman Yahudi. (AFP/Jaafar Ashtiyeh)

Liputan6.com, Nablus - Pasukan Israel menembakkan gas air mata untuk membubarkan puluhan warga Palestina yang memprotes pos pemukim Yahudi yang baru dibuat di Tepi Barat pada Jumat 9 Oktober 2020 pagi waktu setempat.

Rentetan gas air mata juga ditembakkan kepada sekelompok demonstran Palestina yang tengah melaksanakan salat Jumat di lapangan setempat, demikian seperti dikutip dari NBC News, Senin (12/10/2020).

2 dari 7 halaman

Para pengunjuk rasa mencoba untuk mengambil bagian dalam acara penanaman pohon di dekat desa Beit Dajan di sebelah kota Nablus, Tepi Barat. Tindakan itu bertujuan untuk memprotes tindakan pemukim Israel yang mengambil alih tanah mereka di Tepi Barat.

Lagi Salat, Warga Palestina Ditembaki Gas Air Mata Tentara Israel
Perbesar
Pengunjuk rasa Palestina melaksanakan salat di tengah tembakan gas air mata oleh tentara Israel di dekat desa Beit Dajan, timur Nablus, Palestina (9/10/2020). (AFP/Jaafar Ashtiyeh)
3 dari 7 halaman

Beberapa pengunjuk rasa Palestina dibawa pergi dengan ambulans setelah menghirup gas air mata.

Lagi Salat, Warga Palestina Ditembaki Gas Air Mata Tentara Israel
Perbesar
Pengunjuk rasa Palestina melaksanakan salat di tengah tembakan gas air mata oleh tentara Israel di dekat desa Beit Dajan, timur Nablus, Palestina (9/10/2020). (AFP/Jaafar Ashtiyeh)
4 dari 7 halaman

Selama lebih dari tiga dekade, Palestina telah mencari negara merdeka di Tepi Barat, Gaza, dan Yerusalem Timur, wilayah yang direbut Israel dalam perang 1967. Israel menarik diri dari Gaza pada 2005 tetapi memberlakukan blokade yang melumpuhkan ketika kelompok militan Palestina Hamas merebut kekuasaan pada 2007.

Lagi Salat, Warga Palestina Ditembaki Gas Air Mata Tentara Israel
Perbesar
Pengunjuk rasa Palestina menghindari gas air mata yang ditembakkan tentara Israel saat memprotes pencaplokan tanah untuk perluasan permukiman Yahudi di dekat desa Beit Dajan, timur Nablus, Palestina (9/10/2020). (AFP/Jaafar Ashtiyeh)
5 dari 7 halaman

Tidak ada pembicaraan damai yang substantif antara Israel dan Palestina sejak itu. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pertama kali terpilih lebih dari satu dekade lalu dan kedua belah pihak sangat terpecah belah terkait isu-isu inti dari konflik tersebut.

Lagi Salat, Warga Palestina Ditembaki Gas Air Mata Tentara Israel
Perbesar
Pengunjuk rasa Palestina menghindari gas air mata yang ditembakkan tentara Israel saat memprotes pencaplokan tanah untuk perluasan permukiman Yahudi di dekat desa Beit Dajan, timur Nablus, Palestina (9/10/2020). (AFP/Jaafar Ashtiyeh)
6 dari 7 halaman

Amerika Serikat berusaha untuk memediasi kedua belah pihak. Namun, setelah sejumlah presiden menjabat, tujuan itu tak kunjung membuahkan hasil, bahkan, dinilai mengalami kemunduran pada masa jabatan Presiden Donald Trump.

Lagi Salat, Warga Palestina Ditembaki Gas Air Mata Tentara Israel
Perbesar
Pengunjuk rasa Palestina menghindari gas air mata yang ditembakkan tentara Israel saat memprotes pencaplokan tanah untuk perluasan permukiman Yahudi di dekat desa Beit Dajan, timur Nablus, Palestina (9/10/2020). (AFP/Jaafar Ashtiyeh)
7 dari 7 halaman

Simak video pilihan berikut:

Lanjutkan Membaca ↓