UNICEF Dukung Vaksin COVID-19 Buatan Indonesia Masuk Pasar Global

Oleh Natasha Khairunisa Amani pada 16 Sep 2020, 15:13 WIB
Diperbarui 16 Sep 2020, 16:34 WIB
Kegiatan penanda tanganan Memorandium of Understanding (Nota Kesepahaman) Provision of Procurement Services antara UNICEF dan Kementerian Kesehatan pada Rabu (16/9/2020) (Tangkapan Layar Konferensi Pers via Zoom)
Perbesar
Kegiatan penanda tanganan Memorandium of Understanding (Nota Kesepahaman) Provision of Procurement Services antara UNICEF dan Kementerian Kesehatan pada Rabu (16/9/2020) (Tangkapan Layar Konferensi Pers via Zoom)

Liputan6.com, Jakarta- Menteri Kesehatan Indonesia, Terawan Agus Putranto menyambut baik ditandatanganinya pembaruan Memorandum of Understanding (MoU) antara Kementerian Kesehatan RI dan Badan Perlindungan Anak-Anak PBB (UNICEF) pada hari Rabu (16/9/2020) waktu setempat.

Acara penandatanganan itu juga dihadiri oleh Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi. 

Menurut Menkes Terawan, MoU tersebut telah ditandatangani oleh kedua belah pihak sejak tahun 2004. 

Dengan ditandatanganinya MoU itu, Menkes Terawan menyerukan kerja sama dan kontribusi UNICEF dalam penyediaan vaksin COVID-19 di Tanah Air. 

"Peran UNICEF dalam rencana COVAX Facility adalah sangat penting, di mana upaya tersebut akan memastikan setiap negara, termasuk Indonesia, memiliki akses yang aman, cepat, dan merata terhadap vaksin COVID-19 apabila nanti vaksin sudah ditetapkan dan kemudian diproduksi," terang Menkes Terawan, dalam agenda Provision of Procurement Services yang disiarkan secara virtual hari Rabu.

2 dari 4 halaman

Penempatan Vaksin Produksi Indonesia ke Pasar Global

Menanti Vaksin Covid-19 (Liputan6.com / Abdillah)
Perbesar
Menanti Vaksin Covid-19 (Liputan6.com / Abdillah)

Menkes Terawan melanjutkan, bahwa UNICEF dan mitranya berkomitmen terhadap negara-negara yang telah bergabung dalam COVAX termasuk Indonesia, untuk mengadakan dan memberikan vaksin COVID-19 yang aman dan efektif secara cepat dan dalam skala besar.

Tidak hanya pemberian akses vaksin, Perwakilan UNICEF untuk Indonesia, Debora Comini mengatakan bahwa ditandanganinya MoU ini juga termasuk peran Indonesia dalam menempatkan vaksin COVID-19 hasil produksi mereka ke pasar global. 

"Apa yang kami tandatangani hari ini juga termasuk menyediakan upaya penting lainnya, yaitu produksi vaksin di Indonesia untuk ditempatkan di pasar internasional melalui divisi suplai UNICEF," jelas Debora Comini.

3 dari 4 halaman

Infografis 5 Kandidat Vaksin COVID-19 untuk Indonesia

Infografis 5 Kandidat Vaksin Covid-19 untuk Indonesia
Perbesar
Infografis 5 Kandidat Vaksin Covid-19 untuk Indonesia (Liputan6.com/Triyasni)
4 dari 4 halaman

Saksikan Video Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓