KJRI LA: Tak Ada WNI Jadi Korban Kebakaran Hutan Seluas 22 Hektar di California

Oleh Liputan6.com pada 13 Sep 2020, 17:01 WIB
Diperbarui 13 Sep 2020, 17:01 WIB
Kebakaran di California membuat Bay Area memerah seperti di Mars. (Tri Sulistyowati/California)
Perbesar
Kebakaran di California membuat Bay Area memerah seperti di Mars. (Tri Sulistyowati/California)

Liputan6.com, Los Angeles - Kebakaran hutan dan lahan masih mendominasi kawasan California Selatan. Setidaknya 22 ribu hektar hutan dan lahan hangus akibat kebakaran hutan dan lahan ini.

"Berdasarkan informasi yang kami himpun dari berbagai sumber, luas lahan total yang terbakar di California Selatan mencapai lebih dari 22 ribu hektar. Titik-titik api utama di California Selatan meliputi wilayah Los Angeles, San Bernardino dan San Diego," ungkap Ardian Budhi Nugroho, Konsul Protokol dan Konsuler Konsulat Jenderal RI di Los Angeles dalam keterangan pers yang dimuat Liputan6.com, Minggu (13/9/2020).

Gubernur California, Gavin Newsom, mengeluarkan status darurat di beberapa wilayah, termasuk Los Angeles, San Bernardino dan San Diego Counties.

"Pada 6 September lalu, Gubernur Newsom mengeluarkan Status Darurat kebakaran lahan dan hutan di beberapa wilayah California," lanjut Ardian.

Dari hasil komunikasi KJRI Los Angeles ke sejumlah otoritas terkait, tidak ada WNI yang menjadi korban.

"Kami sudah melakukan reach out ke Kantor Sheriff dan Damkar (Pemadam Kebakaran) di wilayah Los Angeles, San Bernardino dan San Diego. Sejauh ini, tidak ada WNI yang menjadi korban. Semoga tidak," sambung Ardian.

Sementara itu, dari hasil komunikasi KJRI Los Angeles dengan kantong-kantong WNI di beberapa wilayah tersebut, kondisi WNI terpantau aman.

"Alhamdulillah kami semua sehat. Cuaca dan udara sudah sangat membaik. Alhamdulillah juga, no one lives by the fire area," kata Nilla Grinza, masyarakat Indonesia di San Diego, California.

 

Korban Tewas Bertambah 16 Orang pada Sabtu 12 September

Kebakaran di California membuat Bay Area memerah seperti di Mars. (Tri Sulistyowati/California)
Perbesar
Kebakaran di California membuat Bay Area memerah seperti di Mars. (Tri Sulistyowati/California)

Lebih dari 20.000 petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk berupaya memadamkan kebakaran hutan di Pantai Barat, AS.

Dikutip dari AFP, Sabtu (12/9/2020), skala kerusakan akibat kebakaran besar di California, Oregon, dan negara bagian Washington di AS masih sulit diukur, namun 16 dikonfirmasi meninggal dunia pekan ini.

Saat mengunjungi area hutan yang hangus di dekat wilayah utara, Gubernur California Gavin Newsom mengatakan "Kami mengantisipasi bahwa jumlah (kematian) berpotensi meningkat saat kami kembali ke daerah yang telah dilanda api dan tentunya, asap mulai menghilang".

Sementara di Butte County, sepuluh orang telah dipastikan telah tewas akibat kobaran api.

Satu juta hektar area di Negara Bagian California telah terbakar dan tiga orang dilaporkan tewas dengan puluhan orang masih berstatus hilang.

Gubernur Brown juga menerangkan dalam konferensi pers, bahwa lebih dari 40.000 warga Oregon telah meninggalkan rumah mereka, dengan sekitar 500.000 di bawah peringatan evakuasi.

"Kami mengantisipasi udara yang lebih dingin dan kelembapan yang datang dalam beberapa hari ke depan, yang merupakan kabar baik," terang Gubernur Brown.

Gubernur Brown juga menyatakan bahwa puluhan orang dinyatakan hilang di wilayah Jackson, Lane dan distrik Marion dalam kebakaran tersebut.

Selengkapnya...

Simak video pilihan berikut:

Lanjutkan Membaca ↓