Kebakaran Hutan Besar di California, 7 Orang Tewas dan 3 Lainnya Dilaporkan Hilang

Oleh Teddy Tri Setio Berty pada 11 Sep 2020, 11:01 WIB
Diperbarui 11 Sep 2020, 11:01 WIB
Kebakaran di California membuat Bay Area memerah seperti di Mars. (Tri Sulistyowati/California)
Perbesar
Kebakaran di California membuat Bay Area memerah seperti di Mars. (Tri Sulistyowati/California)

Liputan6.com, Jakarta - Tujuh orang ditemukan tewas sementara tiga orang masih dalam pencarian akibat kebakaran hutan dahsyat di California Amerika Serikat, menurut Kantor Sheriff Butte County.

Dikutip dari laman NYTimes, Jumat (11/9/2020), pihak terkait juga mengatakan bahwa petugas yang diterjunkan ke wilayah kebakaran masih mencari sejumlah orang yang dilaporkan hilang.

Dilaporkan, ada tiga kebakaran hutan besar yang melanda California pada Senin, 7 September 2020. The Creek Fire, yang telah melanda daerah Fresno di California tengah dan menyebabkan lebih dari 200 orang yang berlibur di waduk harus dievakuasi secara darurat.

Api terus membesar di bawah "kondisi cuaca ekstrim" dan akibatnya api pun melahap hampir 79.000 hektar tanah.

Gubernur California Gavin Newsom mengumumkan keadaan darurat untuk wilayah Fresno, Madera, Mariposa, San Bernardino dan San Diego karena kebakaran hutan, yang juga mendorong Dinas Kehutanan AS untuk sementara waktu menutup beberapa hutan nasional termasuk Hutan Nasional Sierra, Hutan Nasional Angeles dan Hutan Nasional San Bernardino.

Operator Sistem Independen California, yang menjalankan sebagian besar jaringan listrik Negara Bagian Golden, juga mendesak konsumen untuk mengurangi konsumsi energi dan mengatakan pihaknya kini sedang memantau kebakaran hutan di seluruh negara bagian yang mengancam saluran listrik.

"Suhu diperkirakan berada di atas normal di seluruh negara bagian untuk hari ketiga berturut-turut, meningkatkan permintaan listrik, terutama dari penggunaan AC," katanya dalam sebuah pernyataan.

 

2 dari 3 halaman

Langit California Memerah Seperti Mars

Kebakaran di California membuat Bay Area memerah seperti di Mars. (Tri Sulistyowati/California)
Perbesar
Kebakaran di California membuat Bay Area memerah seperti di Mars. (Tri Sulistyowati/California)

Penduduk wilayah Bay Area, California utara, terkejut saat bangun pagi mendapati udara di luar diselimuti asap tebal pada Kamis (10/9/2020). Sepanjang hari, sinar matahari tampak tersembunyi tertutup asap kebakaran liar yang melanda wilayah itu.

Suasana siang hari pun berubah menjadi gelap seperti malam dengan pandangan mata terbatas. Bahkan, langit memerah keoranyean seperti di Mars.

Bukan sesuatu yang baru di California yang kerap mengalami kebakaran tiap tahun di musim kering seperti saat ini. Curah hujan yang rendah dan tiupan angin besar membuat kebakaran selalu mengintai.

Namun ada yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Langit berubah menjadi abu-abu bersemu oranye menyala. Matahari sama sekali tidak terlihat. Pemandangan seperti ini berlanjut sepanjang hari di seluruh Bay Area yang meliputi puluhan kabupaten dan kota termasuk kota San Francisco.

Media Sosial diramaikan dengan banyak foto berisi tentang pemandangan di berbagai daerah dengan warna langit memerah. Semua kendaraan menyalakan lampu karena daya pandang terbatas dan terselimuti udara abu-abu kemerahan. Meskipun langit dan udara tertutup partikel kebakaran, namun sampai saat ini hanya tercium bau asap sedikit.

Kondisi ini juga memicu banyak keresahan penduduk setempat. Beberapa warga lokal mengaku merasa ketakutan seolah-olah ada sesuatu yang buruk yang akan terjadi. Sebagian menganggap ini sesuatu yang berbeda dan terasa hidup di Mars karena warna sekeliling yang bersemu kemerahan.

3 dari 3 halaman

Simak video pilihan berikut:

Lanjutkan Membaca ↓