Alami Guncangan Hebat, Ini Kisah Perjalanan 2 Astronaut NASA Kembali ke Bumi

Oleh Benedikta Miranti Tri Verdiana pada 05 Agu 2020, 20:40 WIB
Diperbarui 05 Agu 2020, 20:40 WIB
Melihat Crew Dragon SpaceX Mendarat di Lepas Pantai Florida
Perbesar
Tangkapan layar yang diambil dari NASA TV ini menunjukkan seorang astronaut dibantu keluar dari wahana antariksa Crew Dragon SpaceX "Endeavour" di kapal penjemputan SpaceX, GO Navigator, di lepas pantai Pensacola, Florida, Amerika Serikat (AS) (2/8/2020). (Xinhua/NASA TV)

Liputan6.com, Jakarta - Dua orang astronaut NASA, Bob Behnken dan Doug Hurley menggambarkan kegaduhan, rasa panas dan guncangan untuk kembali dari luar angkasa di pesawat ruang angkasa Crew Dragon pada hari Minggu lalu. 

Behnken dengan jelas menggambarkan awan yang mengalir di dekat jendela dan tersentak yang rasanya seperti "dipukul di belakang kursi dengan tongkat baseball". Demikian seperti mengutip BBC, Rabu (5/8/2020). 

Namun, Hurley dan Behnken mengatakan bahwa wahana antariksa itu tampil seperti yang diharapkan.

Mereka tiba melalui Teluk Meksiko, mengakhiri misi kru komersial pertama NASA ke stasiun ruang angkasa.

"Ketika kami turun melalui atmosfer, saya pribadi terkejut betapa cepatnya semua peristiwa terjadi. Sepertinya hanya beberapa menit kemudian, setelah luka bakar [de-orbit] selesai, kami bisa melihat ke luar jendela dan melihat awan melintas," katanya pada siaran konferensi pers dari NASA Space Center NASA di Houston.

Ketika pesawat ruang angkasa yang dinamai Endeavour oleh krunya, turun melalui atmosfer, keributan meningkat besar dan mesin pendorong mulai menembak terus menerus. 

"Saya memang merekam beberapa audio tetapi tidak terdengar seperti mesin, itu terdengar seperti binatang," kata Behnken.

2 dari 3 halaman

Rasanya Seperti Dipukul

Dua Astronaut NASA, Bob Behnken dan Doug Hurley saat berada di dalam kapsul SpaceX Crew Dragon (Photo Credit: NASA TV/AFP/)
Perbesar
Dua Astronaut NASA, Bob Behnken dan Doug Hurley saat berada di dalam kapsul SpaceX Crew Dragon (Photo Credit: NASA TV/AFP/)

Selama kembali dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), modul kru harus terpisah dari bagian yang disebut bagasi, yang memiliki panel surya dan radiator penghilang panas.

"Semua peristiwa perpisahan, mulai dari pemisahan batang hingga penembakan parasut, sangat mirip rasanya seperti dipukul di belakang kursi dengan tongkat baseball," kata Bob Behnken. 

"Cukup ringan untuk pemisahan bagasi tetapi dengan parasut itu adalah kejutan yang cukup signifikan."

Behnken juga menggambarkan perasaan "panas" di dalam kapsul. Dia memuji para insinyur yang bekerja di pesawat ruang angkasa Dragon Crew: "Saya tidak bisa mengatakan cukup tentang seberapa baik tim SpaceX melatih kita," katanya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓