Vietnam Waspada, Evakuasi 80 Ribu Turis Usai 3 Orang Tertular Corona COVID-19

Oleh Tommy Kurnia pada 27 Jul 2020, 15:48 WIB
Diperbarui 27 Jul 2020, 15:48 WIB
Potret Turis Menikmati Pantai Nha Trang di Vietnam
Perbesar
Sejumlah turis bersantai sambil menikmati pantai Nha Trang di provinsi Khanh Hoa (21/8/2019). Di dekat pantai, terdapat taman yang tertata rapi dan banyak digunakan oleh penduduk kota tersebut untuk berolahraga. (AFP Photo/Nhac Nguyen)

Liputan6.com, Danang - Vietnam melakukan evakuasi puluhan ribu turis di daerah wisata Danang setelah ada kabar tiga warga setempat yang positif Virus Corona (COVID-19). Totalnya, ada 80 ribu turis yang dievakuasi.

Dilaporkan Channel News Asia, Senin (27/7/2020), 80 ribu turis itu mayoritas berasal dari dalam negeri. Proses evakuasi akan berlangsung empat hari.

Evakuasi akan dilaksanakan lewat jalur udara. Di Danang ada ratusan penerbangan tiap harinya menuju 11 kota di Vietnam.

Vietnam mulai kembali alert setelah munculnya kasus-kasus Virus Corona COVID-19 baru. Tiga kasus baru di Danang ini muncul pada hari Minggu kemarin.

Turis asing masih belum boleh masuk ke Vietnam, tetapi industri wisata di negara itu telah menarik wisatawan lokal dengan memberikan diskon, mulai dari penerbangan sampai hotel.

Kementerian Kesehatan Vietnam menyatakan bahwa mereka yang baru pulang dari Danang harus menjalani karantina rumah selama 14 hari.

Vietnam sempat menjalankan lockdown ketat pada April lalu. Hingga kini, Vietnam belum mencatat korban meninggal akibat Virus Corona COVID-19.

2 dari 3 halaman

Update 27 Juli: Kasus Corona COVID-19 Dunia Tembus 16 Juta, Angka Kematian 647 Ribu

Begini Penuhnya Pantai di Vietnam Setelah Corona Mereda
Perbesar
Pengunjung pantai setempat menikmati berenang di pantai Bai Chay di kota Ha Long provinsi timur laut Quang Ninh (16/5/2020). Seiring dengan meredanya virus corona dan otoritas setempat melonggarkan pembatasan perjalanan, pantai Bai Chay kembali didatangi ratusan wisatawan. (AFP/Manan Vatsyayana)

Angka kasus Virus Corona (COVID-19) di seluruh dunia sudah mencapai 16,1 juta. Angka kematian mencapai 647 ribu dan 9,3 juta pasien sembuh.

Berdasarkan data Johns Hopkins University, kasus tertinggi berada di Amerika Serikat dengan 4,2 juta kasus, kemudian disusul Brasil dengan 2,4 juta kasus dan India sebesar 1,3 juta kasus. 

Pasien sembuh dari Corona COVID-19 terbanyak juga berasal dari tiga negara itu. Untuk korban meninggal tertinggi berasal dari AS dengan 146 ribu korban jiwa.

Jumlah tes COVID-19 di AS sudah melebihi 50 juta sehingga makin banyak kasus yang bisa terdeteksi. Kematian tertinggi di AS berada di negara bagian New York 32 ribu kematian.

Mayoritas 10 besar negara dengan kasus Corona tertinggi adalah negara berkembang, seperti Brasil, India, Afrika Selatan, Meksiko, Peru, dan Iran.

Di Indonesia juga terus naik dengan 98 ribu kasus. Hampir tiap hari kasus di Indonesia bertambah di atas seribu.

Sementara, kasus Corona COVID-19 di China masih stabil di kisaran 86 ribu. Infeksi di negara itu sudah lebih rendah ketimbang di Indonesia.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓