ART Asal Indonesia Buron di Malaysia, Diduga Curi Uang Majikan Rp 219 Juta

Oleh Tanti Yulianingsih pada 16 Jul 2020, 15:29 WIB
Diperbarui 16 Jul 2020, 15:29 WIB
Ilustrasi uang (sumber: iStockphoto)
Perbesar
Ilustrasi uang (sumber: iStockphoto)

Liputan6.com, Iskandar Puteri - Seorang kepala perawat di Malaysia kehilangan sekitar RM64.000 atau berkisar Rp 219 juta dalam bentuk tunai. Diduga dicuri oleh asisten rumah tangga (ART) asal Indonesia, yang bekerja di rumahnya di Horizon Hill pada Rabu 15 Juli 2020.

OCPD Iskandar Puteri, Asst Comm Dzulkhairi Mukhtar mengatakan korban yang berusia 55 tahun baru tahu insiden itu setelah putrinya yang berusia 28 tahun memberi tahu sekitar jam 11.00 hari itu.

"Korban, yang sedang bekerja di Melaka, bergegas pulang sekitar jam 15.00 sore dan memeriksa kamarnya."

"Setelah diperiksa, barang-barang pribadinya dan uang tunai yang disimpan di dalam laci telah hilang. Pembantu rumah tangga, yang dikenal sebagai Darmi, tidak lagi berada di kamarnya dan diyakini telah melarikan diri," katanya dalam sebuah pernyataan, Kamis (16/7/2020) seperti dikutip dari The Star.

Uang tunai yang dicuri tak hanya mata uang Malaysia tapi juga sejumlah mata uang asing, termasuk RM8.000, SG $ 5.000 (RM15.341) dan £ 7.500 (RM40.218).

2 dari 3 halaman

Tersangka Sudah Bekerja 2 Tahun

Menjaga Keamanan Rumah
Perbesar
Ilustrasi Keamanan Rumah Credit: pexels.com/Binyamin

Korban menambahkan bahwa tersangka telah bekerja dengannya selama hampir dua tahun.

"Kami sedang menunggu rekaman CCTV yang dipasang di dalam rumah untuk membantu penyelidikan," katanya.

Kasus ini sedang diselidiki berdasarkan Pasal 381 KUHP.

3 dari 3 halaman

Saksikan juga Video Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait