Top 3: China Kirim Pesawat Perang Usai Taiwan Lepaskan 2 Rudal Jadi Sorotan

Oleh Natasha Khairunisa Amani pada 15 Jun 2020, 09:39 WIB
Diperbarui 15 Jun 2020, 10:50 WIB
Sebuah pesawat terbang landas dari pangkalan militer AS di Okinawa, Jepang (AP/Shizuo Kambayashi)
Perbesar
Sebuah pesawat terbang landas dari pangkalan militer AS di Okinawa, Jepang (AP/Shizuo Kambayashi)

Liputan6.com, Jakarta- China dilaporkan mengirim pesawat perang usai Taiwan melepaskan 2 rudal ke lepas pantai. Berita tersebut menjadi yang terpopuler di kanal Global Liputan6.com, Senin (15/6/2020).

Berita populer lainnya adalah mengenai kisah pasien Corona COVID-19 di AS yang menerima cangkok paru-paru. 

Dalam berita itu, perempuan berusia 20 tahun penerima cangkok paru-paru lengkap tersebut telah berada di Northwestern Memorial Hospital di Chicago setelah mengembangkan COVID-19 yang parah, menurut pernyataan dari Northwestern Medicine. 

Artikel yang jadi sorotan lainnya membahas tentang Kepala Polisi Atlanta yang mengundurkan diri terkait kematian George Floyd. 

Pengunduran diri oleh Kepala polisi di Atlanta, AS tersebut dilakukan setelah seorang petugasnya dengan fatal menembak seorang pria kulit hitam. 

Berikut ini artikel terpopuler kanal Global dalam Top 3 Global Liputan6.com:

2 dari 5 halaman

1. China Kirim Pesawat Perang Usai Taiwan Lepaskan 2 Rudal ke Lepas Pantai

Ilustrasi rudal
Perbesar
Ilustrasi rudal (iStock)

 Sebuah pesawat perang milik China dilaporkan mendekati Taiwan pada Jumat, 12 Juni 2020, sehari setelah pulau itu melepaskan dua rudal di lepas pantai di tengah meningkatnya ketegangan di Selat Taiwan.

Dikutip dari laman South China Morning Post, Minggu (14/6/2020) pesawat jenis PLA Yun-8 melintasi garis tengah di selat Taiwan dan melintasi batas wilayah udara tidak resmi antara kedua pihak.

Kementerian pertahanan Taiwan mengatakan, pihaknya merespons dengan menerbangkan jet tempur miliknya.

Baca selengkapnya...

3 dari 5 halaman

2. Kisah Pasien Corona COVID-19 di AS Penerima Cangkok Paru-Paru

20160205-Kanker Paru Paru-iStockphoto
Perbesar
Ilustrasi Kanker Paru Paru (iStockphoto)

Seorang perempuan berusia 20-an di Amerika Serikat baru saja mendapatkan cangkok paru-paru lengkap. Perempuan itu telah di rawat di rumah sakit selama enam minggu akibat COVID-19.

Perempuan itu telah berada di Northwestern Memorial Hospital di Chicago setelah mengembangkan COVID-19 yang parah, menurut pernyataan dari Northwestern Medicine. Dia dihubungkan ke ventilator dan mesin oksigenasi membran ekstrakorporeal (ECMO) untuk menjaga jantung dan paru-parunya tetap berjalan, seperti yang dikutip dari Live Science, Minggu (14/6/2020).

Awal Juni lalu, perempuan ini telah mengalami kerusakan paru-paru yang tidak dapat diperbaiki, dirinya kemudian masuk dalam daftar pasien yang membutuhkan transplan atau cangkok. Sang pasien mendapatkan donor dari kedua orang yang telah meninggal dan dinyatakan sehat. Donor paru-paru ini pertama kalinya dilakukan pada tahun 1960 namun kemudian populer pada tahun 1990, menurut Harvard Medical School.

Baca selengkapnya...

4 dari 5 halaman

3. Kepala Polisi Atlanta Mengundurkan Diri Terkait Kematian George Floyd

Mural George Floyd di Jalanan Manchester
Perbesar
Warga mengamati mural George Floyd di Manchester tengah, Inggris (4/6/2020). George Floyd tewas kehabisan napas saat dalam penahanan pihak kepolisian Negara Bagian Minnesota, wilayah Midwest Amerika Serikat, pada pekan lalu. (Xinhua/Jon Super)

Kepala polisi di Atlanta, Amerika Serikat mengundurkan diri setelah seorang petugasnya dengan fatal menembak seorang pria kulit hitam bernama George Floyd selama penangkapan.

Dikutip dari laman Channel News Asia, Minggu (14/6/2020) keterangan ini disampaikan oleh walikota di Atlanta yang pada Sabtu, 13 Juni 2020.

Atas insiden meninggalnya George Floyd ini menyebabkan kemarahan warga AS dan seluruh dunia yang menuntut tindakan rasisme dan kebrutalan polisi.

Baca selengkapnya...

5 dari 5 halaman

Saksikan Video Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓