Perdana, SpaceX Sukses Kirim 2 Astronaut NASA ke Angkasa Luar

Oleh Natasha Khairunisa Amani pada 31 Mei 2020, 10:28 WIB
Diperbarui 31 Mei 2020, 10:29 WIB
Detik-detik peluncuran Roket SpaceX Falcon 9 di Kennedy Space Center,  Florida, AS pada Sabtu (30/5/2020). (Photo Credit: AFP/Gregg Newton)

Liputan6.com, Florida - Pada Sabtu 30 Mei 2020, SpaceX meluncurkan dua astronaut NASA Bob Behnken dan Doug Hurley ke orbit, menjadikan misi itu sebagai keberhasilan perdana perusahaan ruang angkasa swasta yang didirikan Elon Musk dalam mengirim wahana berawak ke angkasa luar.

 Pada pukul 3:22 siang waktu setempat, Roket Falcon 9 dan pesawat ruang angkasa Crew Dragon milik SpaceX lepas landas dari Kennedy Space Center NASA di Florida, Amerika Serikat. 

Sekitar 12 menit kemudian, Crew Dragon dilaporkan mencapai orbit dengan sukses. Kesuksesan itu juga menandai pertama kalinya peluncuran awak NASA dari tanah AS sejak 9 tahun terakhir.

Para astronaut itu dijadwalkan untuk mencapai Stasiun Angkasa Luar Internasional (ISS) pada Minggu pagi (31/5/2020) dan akan menghabiskan beberapa bulan disana belum kembali ke Bumi.

Kapsul itu juga dikatakan sebagai pesawat ruang angkasa pertama yang dirancang dan dibangun oleh perusahaan swasta untuk membawa astronaut ke angkasa luar dan menuju ke ISS.

Astronaut NASA Bob Behnken mengatakan mengenai peluncuran tersebut, bahwa "itu luar biasa," beberapa saat setelah pesawat ruang angkasa mencapai orbit. 

Bob Behnken lalu juga menyampaikan apreasiasi dan terima kasihnya dengan mengucapkan, "Saya menghargai semua kerja keras dan terima kasih untuk perjalanan luar biasa ke angkasa luar."

Pada tahun 2002, Elon Musk mendirikan SpaceX dan sejak itu menyatakan kredo informal untuk "menjadikan manusia spesies multi-planet."

SpaceX sampai saat ini telah meluncurkan puluhan satelit dan pesawat ruang angkasa, tetapi, sebelum Sabtu kemarin, SpaceX belum pernah membawa manusia ke angkasa luar, seperti dikutip dari CNBC, Minggu (31/5/2020).

Misi peluncuran perdana itu sempat dijadwalkan berlangsung pada pertengahan pekan ini, namun ditunda akibat cuaca buruk.

2 dari 3 halaman

Roket Falcon 9 Berhasil Mendarat Di Bumi

Dua Astronaut NASA, Bob Behnken dan Doug Hurley saat berada di dalam kapsul SpaceX Crew Dragon (Photo Credit: NASA TV/AFP/)
Dua Astronaut NASA, Bob Behnken dan Doug Hurley saat berada di dalam kapsul SpaceX Crew Dragon (Photo Credit: NASA TV/AFP/)

SpaceX juga berhasil mendaratkan booster dari Roket Falcon 9. Booster adalah bagian bawah roket yang besar, yang berhasil memasuki kembali atmosfer Bumi dan mendarat di kapal drone perusahaan di Samudera Atlantik.

Bob Cabana, Direktur NASA Kennedy Space Center, mengatakan sebelum peluncuran bahwa "Ini hanya permulaan: itu hanya akan menjadi lebih baik."

Untuk mengembangkan pesawat ruang angkasa baru di bawah program yang disebut Commercial Crew, NASA memberikan SpaceX dan Boeing kontrak masing-masing senilai $ 3.1 miliar m(sekitar Rp. 45 triliun) dan $ 4,8 miliar (sekitar Rp. 70 triliun).

Untuk SpaceX, peluncuran Demo-2 mewakili tes penerbangan terakhir kapsul Crew Dragon-nya, dibuat untuk membawa sebanyak tujuh orang ke angkasa luar.

Dengan perkiraan dana untuk membayar SpaceX sekitar $ 55 juta per astronaut (sekitar Rp. 805 miliar), NASA berencana untuk menerbangkan para astronautnya secara teratur ke Stasiun Luar Angkasa (ISS).

Setelah misi tersebut dimulai, SpaceX juga dikatakan berencana untuk menggunakan pesawat ruang angkasa Crew Dragon untuk misi lainnya. Hal ini termasuk wisata antariksa.

NASA juga dilaporkan akan menyiarkan liputan langsung 24 jam tanpa henti dari SpaceX Demo-2. Webcast dimulai empat jam sebelum lepas landas dan akan berlanjut sampai pesawat ruang angkasa Crew Dragon berlabuh dengan ISS.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓