Update 23 Mei: 5,2 Juta Kasus Corona di Dunia, 864 WNI di Luar Negeri Terinfeksi

Oleh Tommy Kurnia pada 23 Mei 2020, 18:53 WIB
Diperbarui 23 Mei 2020, 20:28 WIB
[Fimela] Corona

Liputan6.com, Jakarta - Menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun ini, pandemi Virus Corona (COVID-19) ternyata belum berakhir. Meski di beberapa negara kasusnya mulai stabil, masih ada negara yang justru kasusnya bertambah.

Berdasarkan data Johns Hopkins University pada Sabtu malam (23/5/2020), total kasus di dunia mencapai 5,23 juta kasus. Kasus tertinggi di Amerika Serikat dengan total 1,6 juta kasus.

Selanjutnya, ada Rusia dengan 335 ribu kasus dan Brasil dengan 330 ribu kasus. Di Brasil, kasus baru Virus Corona masih meningkat tajam.

Secara keseluruhan, ada 338 ribu orang meninggal akibat Virus Corona dan 2 juta pasien sembuh. Jumlah tertinggi pasien meninggal dan sembuh juga berada di AS.

Hingga pagi ini, jumlah WNI di seluruh dunia yang terkena Virus Corona mencapai 864 orang. Dari jumlah itu, 433 sudah sembuh dan 47 meninggal.

Berikut petanya:

Kasus terbanyak berada di Arab Saudi, yakni 111 WNI yang terinfeksi. 24 di antaranya sudah sembuh, 74 stabil, dan 13 meninggal.

Ada beberapa negara yang seluruh kasus WNI sudah sembuh dari Virus Corona, yaitu di Taiwan, Spanyol, Makau, Oman, Italia, Irlandia, Finlandia, Belgia, dan Ekuador.

2 dari 3 halaman

10 Negara dengan Kasus Virus Corona Tertinggi

Menjelang lebaran, Presiden AS Donald Trump meminta masjid kembali buka di Amerika Serikat
Menjelang lebaran, Presiden AS Donald Trump meminta masjid kembali buka di Amerika Serikat. Dok: Gedung Putih

Berikut 10 negara dengan kasus Virus Corona tertinggi. Kasus di China sudah tidak lagi masuk 10 besar, meski datanya diragukan.Β 

1. Amerika Serikat: 1.601.434 kasus

2. Rusia: 335.882 kasus

3. Brasil: 330.890 kasus

4. Inggris: 255.544 kasus

5. Spanyol: 234.824 kasus

6. Italia: 2228.658 kasus

7. Prancis: 182.015 kasus

8. Jerman: 179.730 kasus

9. Turki: 154.500 kasus

10. Iran: 126.308 kasus

Jumlah pasien di China berada setelah India dan Peru, yakni 84.081 kasus.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by