Kemlu: Berdasarkan Passenger List, Tak Ada WNI di Pesawat Jatuh Pakistan

Oleh Tanti Yulianingsih pada 22 Mei 2020, 19:04 WIB
Diperbarui 22 Mei 2020, 19:26 WIB
Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri RI (kredit: Kemlu.go.id)

Liputan6.com, Jakarta - Ada kekhawatiran akan korban tewas massal setelah sebuah pesawat penumpang yang mengangkut lebih dari 100 orang menabrak area perumahan di Kota Karachi, Pakistan.

Pesawat Pakistan International Airlines (PIA), yang mengangkut 99 penumpang dan delapan awak, sedang dalam pendekatan terakhir ke bandara Karachi ketika jatuh di daerah perumahan dekat Model Colony dan menghilang dari radar.

Seorang juru bicara PIA, Abdullah Hafeez, mengkonfirmasi bahwa benar ada kecelakaan pesawat Pakistan pada Jumat (22/5/2020).

"Mengatakan sesuatu sekarang akan terlalu dini. Awak kami dilatih untuk menangani pendaratan darurat. Semua doa saya bersama keluarga. Kami akan terus memberikan informasi secara transparan."

Laporan The Guardian menyebut, pilot menggambarkan terjadi kesalahan teknis beberapa menit sebelum pesawat Airbus A320 itu jatuh. Pilot telah diberitahu oleh kontrol lalu lintas udara bahwa kedua landasan pacu tersedia, tetapi entah mengapa malah memutar arah pesawat.

Mengetahui peristiwa tersebut, pemerintah Indonesia bergerak cepat mencari tahu keberadaan WNI yang mungkin saja berada dalam pesawat Pakistan tersebut.

"Hari ini sekitar pukul 14.50 waktu setempat pesawat Pakistan International Airlines (PIA) PK 8305 rute Lahore - Karachi telah jatuh di daerah pemukiman menjelang mendarat di bandara Karachi. Sebab kecelakaan belum diketahui," ujar Joedha Nugraha selaku Direktur PWNI dan BHI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI dalam pernyataan singkatnya.

"KJRI Karachi saat ini sedang mencari informasi dari otoritas setempat mengenai kemungkinan adanya penumpang WNI," imbuh Joedha.

Sejauh ini, Joedha menuturkan, belum ada laporan dari pihak berwenang bahwa korban kecelakaan pesawat Pakistan termasuk WNI. "Untuk sementara ini, berdasarkan passenger list, tidak terdapat penumpang WNI," tegasnya.

 

2 dari 2 halaman

Tengah Ditangani Pihak Berwenang

Pesawat Tergelincir dan Jatuh
Ilustrasi Pesawat Jatuh (iStockphoto)

Dalam sebuah pernyataan, CEO Pakistan International Airlines (PIA) Murtaza Ali Shah mengatakan dia akan pergi ke lokasi kecelakaan dan akan menyelidiki lebih lanjut masalah teknis yang dilaporkan oleh pilot.

Perdana Menteri Pakistan Imran Khan menyebut sudah mengirim pasukan ke area terjatuhnya pesawat. Ia juga sudah berbicara dengan CEO maskapai.

Pesawat maskapai Pakistani International Airlines dari Pakistan jatuh di pemukiman warga. Insiden terjadi sebelum kapal terbang itu masuk ke wilayah bandara untuk mendarat. 

 

 

Lanjutkan Membaca ↓