Penembakan Lanud AS di Texas, Pelaku Diduga Teroris

Oleh Liputan6.com pada 22 Mei 2020, 10:00 WIB
Diperbarui 22 Mei 2020, 10:08 WIB
Tembak Senjata Api

Liputan6.com, Corpus Christi - Seseorang dengan senjata api melakukan penembakan di Lapangan Udara Angkatan Laut Amerika Serikat Corpus Christi, Texas. Peristiwa terjadi pada Kamis, 21 Mei 2020, waktu setempat.

Pangkalan itu langsung lockdown begitu ada laporan penembakan. Pelaku sudah berhasil dilumpuhkan petugas. 

Dilaporkan VOA Indonesia, Jumat (22/5/2020), pasukan Keamanan Angkatan Laut merespon peristiwa penembakan itu pukul 06.15 pagi waktu setempat. NCIS dan kepolisian setermpat juga berada di lokasi.

Pejabat Angkatan Laut mengatakan, seorang pelaut luka-luka akibat aksi penembakan itu, namun kondisinya sudah membaik dan diperkirakan akan keluar dari rumah sakit hari ini.

Sebelum laporan penembakan itu, Kepolisian Corpus Christi hanya diperingatkan bahwa “NAS-CC ditutup akibat adanya insiden di salah satu pintu masuk. Kedua pintu ditutup dan semua orang diminta menghindari area itu.”

Universitas Texas A&M Corpus Christi yang terletak 13 kilometer dari markas militer itu, mengeluarkan “Kode Biru” kepada seluruh mahasiswa melalui Facebook, meminta mereka “menghindari kampus dan area sekitarnya” serta tetap di dalam rumah dan menghindar dari jendela.

Peringatan itu kemudian dicabut oleh pihak kampus tak lama kemudian.

2 dari 3 halaman

Terkait Aksi Terorisme

Penembakan Senjata Api
Ilustrasi Foto Penembakan (iStockphoto)

NBC News melaporkan bahwa FBI menyebut kasus penembakan ini terkait terorisme. FBI tidak memberikan detail lebih lanjut.

"Kami telah menentukan bahwa insiden pagi ini di Lapangan Udara AL Corpus Christi adalah terkait terorisme," ujar Leah Greeves, FBI Senior Supervisory Special Agent.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓