Pakar Kerajaan Inggris Ungkap Persamaan Putri Diana dan Meghan Markle

Oleh Teddy Tri Setio Berty pada 14 Mei 2020, 10:56 WIB
Diperbarui 14 Mei 2020, 10:56 WIB
[Bintang] Pangeran Harry - Meghan Markle
Perbesar
Dilansir dari HollywoodLife, Pangeran Harry tak terlalu memusingkan kapan dirinya dan Meghan akan miliki anak pertama. (CHRIS J RATCLIFFE / POOL / AFP)

Liputan6.com, London - Seorang pakar kerajaan mengatakan ada satu kesamaan besar antara Putri Diana dan Meghan Markle.

Ini bukan pertama kalinya penggemar kerajaan mengatakan ada kemiripan tertentu antara Putri Diana dan Meghan Markle.

Kedua wanita yang dikenal karena aksi amal dan kisah cintanya dengan keluarga kerajaan Inggris tersebut sangat menarik perhatian banyak orang.

Dikutip dari laman Her, Kamis (14/5/2020), kesamaan keduanya disebut pakar kerajaan merujuk pada kedua wanita tersebut yang mengalami masa sulit dalam menghadapi kehidupan kerajaan.

Perbandingan dan persamaan ini dibuat oleh Sarah Bradford, penulis buku tentang Putri Diana.

Seperti yang ditunjukkan oleh The Express, kutipan dari bukunya berbunyi:

"Di Balmoral seperti di Istana Buckingham, Diana merasa sulit beradaptasi dengan kehidupan di Keluarga Kerajaan."

"Dia merasa terkurung dan terisolasi, tidak mampu menjangkau serta melampaui penghalang yang memisahkannya dari seluruh dunia".

Sejak Meghan Markle pertama kali dikabarkan berpacaran dengan Pangeran Harry, orang-orang telah menyarankan agar tidak melanjutkan perjuangan cintanya karena kehidupan berbeda di istana.

Sebelumnya, ada laporan bahwa Meghan mempertanyakan beberapa aturan bagi kehidupannya di kerajaan dengan protokol sangat ketat.

Ada juga desas-desus yang mengatakan bahwa beberapa anggota staf di Istana Kensington merasa sulit untuk bekerja dengan Meghan, bahkan memberinya julukan 'Duchess Difficult'.

Namun, ini semua spekulasi dan penting untuk diingat bahwa rumor kerajaan kadang-kadang tidak terkendali.

2 dari 3 halaman

Ketidakcocokan Putri Diana dan Ratu Elizabeth

Ratu Elizabeth II
Perbesar
Ratu Elizabeth II (Leon Neal / POOL / AFP)

Semasa hidup, Putri Diana kerap mendatangi sekolah, rumah sakit, dan juga melakukan kunjungan ke sejumlah negara di dunia.

Meski berasal dari keluarga kerajaan dan lahir dari kalangan ningrat, Putri Diana terlihat alami dan melebur dengan orang kebanyakan, bahkan dengan mereka yang terpinggirkan.

Pada tahun November 1989 silam, ibu dari Pangeran William dan Harry ini pernah melakukan kunjungan ke Indonesia. Namun, saat berada di Tanah Air melakukan tindakan yang 'terlarang'.

Saat itu ia mengunjungi Rumah Sakit Sitanala di Banten, Indonesia. Putri Diana berkesempatan melihat pasien kusta -- hal yang ditakutkan orang banyak.

Tak menghiraukan imbauan dari para pejabat dan awak media, Princess of Wales nekat duduk di tempat tidur penderita kusta dan berjabatan tangan dengan mereka.

Diana bahkan tak ragu menyentuh perban yang membungkus luka para pasien. Tindakannya ini sontak menuai pujian. Sebab, Diana membantu menepis mitos dan kabar bohong yang terlanjur menyebar soal penyakit kusta.

Banyak orang beranggapan bahwa kusta adalah penyakit kutukan. Oleh karena itu banyak pasien yang dijauhkan dan bahkan dikucilkan. Dikabarkan, Ratu Elizabeth tidak setuju dan murka atas tindakan Putri Diana ini.

3 dari 3 halaman

Simak video pilihan berikut:

Lanjutkan Membaca ↓