7-5-1994: The Scream, Lukisan Paling Terkenal di Norwegia Ditemukan Kembali Usai Dicuri

Oleh Benedikta Miranti Tri Verdiana pada 07 Mei 2020, 06:00 WIB
Diperbarui 07 Mei 2020, 06:00 WIB
Lukisan The Scream

Liputan6.com, Jakarta - Pada 7 Mei 1994, lukisan Norwegia yang paling terkenal, 'The Scream' karya Edvard Munch, berhasil ditemukan kembali setelah hampir tiga bulan dicuri dari sebuah museum di Oslo. Menurut laporan polisi, lukisan rapuh itu ditemukan dalam kondisi tidak rusak di sebuah hotel di Asgardstrand, sekitar 40 mil selatan Oslo.

Lukisan ikonik dari 1893 itu dicuri hanya dalam waktu 50 detik selama pembobolan pada 12 Februari, yang bertepatan dengan hari pembukaan Olimpiade Musim Dingin 1994 di Lillehammer, seperti dikutip dari history.com, Kamis (7/5/2020).

Dua pencuri menerobos jendela Galeri Nasional, memotong kawat yang menyangga lukisan ke dinding dan meninggalkan catatan yang bertuliskan, "Seribu terima kasih atas keamanan buruknya!"

Beberapa hari setelah pencurian, sebuah kelompok anti-aborsi Norwegia mengatakan, lukisan itu dapat dikembalikan jika televisi Norwegia memperlihatkan film anti-aborsi. Klaim itu ternyata salah. 

Pemerintah juga menerima permintaan tebusan senilai $1 juta pada 3 Maret, tetapi menolak untuk membayarnya karena kurangnya bukti bahwa permintaan itu asli.

Akhirnya, polisi menemukan empat potongan bingkai lukisan di Nittedal, pinggiran utara Oslo, dan apa yang mungkin menjadi pesan samar yang ingin dicuri para pelaku untuk membahas tebusan. 

Akhirnya, pada Januari 1996, empat pria dihukum sehubungan dengan kasus pencurian itu. Mereka termasuk Paal Enger, yang dihukum 1988 karena mencuri "The Vampire" Munch di Oslo. 

Enger dijatuhi hukuman enam setengah tahun penjara kali ini. Dia melarikan diri saat melakukan kunjungan lapangan pada 1999, dan ditangkap 12 hari kemudian dengan rambut pirang dan kacamata hitam gelap saat berusaha membeli tiket kereta api ke Kopenhagen.

2 dari 2 halaman

Versi Lainnya Juga Dicuri

Lukisan The Scream (kiri) dan pelukis asal Norwegia Edvard Munch (kanan).
Lukisan The Scream (kiri) dan pelukis asal Norwegia Edvard Munch (kanan). (source: www.edvardmunch.org)

Pada Agustus 2004, versi lain dari 'The Scream' juga dicuri bersama dengan karya Munch yang lain bertajuk 'The Madonna' kali ini dari Munch Museum di Oslo. 

Tiga orang dinyatakan bersalah sehubungan dengan pencurian itu pada Mei 2006. Polisi menemukan kembali kedua lukisan itu pada bulan Agustus dengan noda kecil dan air mata. Namun versi lain dari 'The Scream' tetap berada di tangan swasta dan dijual pada 2 Mei 2012, seharga $ 119,9 juta.

Munch mengembangkan gaya bermuatan emosional yang berfungsi sebagai cikal bakal penting gerakan Ekspresionis abad ke-20. 

Dia melukis 'The Scream' sebagai bagian dari seri 'Frieze of Life', di mana penyakit, kematian, ketakutan, cinta dan kemurungan adalah tema sentral. 

Lanjutkan Membaca ↓