Presiden Meksiko Sebut Tak Ada Paket Stimulus Ekonomi Akibat Corona COVID-19

Oleh Liputan6.com pada 07 Apr 2020, 10:03 WIB
Diperbarui 07 Apr 2020, 10:03 WIB
Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador (AFP/Alfredo Estrella)
Perbesar
Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador (AFP/Alfredo Estrella)

Liputan6.com, Meksiko - Presiden Meksiko mengatakan tidak akan ada paket stimulus ekonomi besar terkait dengan pandemi Virus Corona, meskipun negara itu menghadapi krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Dikutip dari laman VOA Indonesia, Selasa (7/4/2020), Andrés Manuel López Obrador mengemukakan nada optimistis tentang sesuatu yang tidak umum di tempat-tempat lainnya sekarang ini.

Padahal COVID-19 telah memperlambat ekonomi secara drastis di seluruh dunia.

"Krisis ini sementara saja, dan akan segera kembali normal. Kita akan mengalahkan Virus Corona, kita akan menghidupkan kembali ekonomi dan Meksiko akan terus berdiri dan menunjukkan kepada dunia kejayaan dan kebesarannya," kata Obrador.

Ekonomi Meksiko telah berada dalam resesi. Pekan lalu, Menteri Keuangan Meksiko menyatakan ekonomi negara itu akan berkontraksi hingga 3,9 persen pada 2020 karena Virus Corona.

Analis swasta telah memprediksi penurunan yang lebih dalam. Bank of America telah menyatakan PDB Meksiko dapat berkontraksi 8 persen pada 2020.

Meksiko adalah mitra erat ekonomi Amerika dan diperkirakan secara langsung atau tidak langsung menerima manfaat dari paket stimulus 2 triliun dolar yang disetujui Kongres AS dan ditandatangani oleh Presiden Donald Trump.

Hingga Minggu, Meksiko telah mengukuhkan 94 kematian terkait Virus Corona dan lebih dari 2.100 orang terjangkit virus itu.

 

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Orang Miskin Kebal COVID-19

Meksiko , Kota Meksiko
Perbesar
Ilustrasi Meksiko (iStockphoto)

Beberapa waktu lalu, Gubernur Puebla, Meksiko Miguel Barbosadi mengatakan bahwa orang-orang miskin "kebal" dari Virus Corona COVID-19.

Selama sambutannya yang disiarkan langsung di situs pemutar video dan Facebook, Gubernur Luis Miguel Barbosa mengajukan pertanyaan, menanyakan kepada wartawan orang-orang mana yang terinfeksi Corona COVID-19 saat ini?

"Mayoritas adalah orang-orang kaya, Anda tahu mengapa?"

Lalu ia menjawab pertanyaannya sendiri; "Jika kamu kaya kamu berisiko, tetapi jika kamu miskin, tidak, yah kita miskin, kita kebal."

Dikutip dari laman CNN, tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan efek Virus Corona COVID-19 pada orang berbeda karena status ekonomi.

Pernyataannya memicu kegemparan di media sosial, dengan banyak orang mempertanyakan mengapa pejabat pemerintah menyebarkan informasi yang sebenarnya tidak memiliki dasar.

Barbosa mencatat bahwa banyak dari mereka yang tertular virus baru-baru ini bepergian, menunjukkan hubungan antara kekayaan dan perjalanan.

Dari 475 kasus Meksiko yang dikonfirmasi tentang virus sejauh ini, sekitar 75 persen terhubung dengan perjalanan internasional menurut statistik kesehatan federal. Hingga Kamis sore, 44 orang dinyatakan positif mengidap Corona COVID-19 di Puebla.

Ditanya tentang komentar pada konferensi pers hari Kamis, Barbosa menolak berkomentar.

3 dari 3 halaman

Simak video pilihan berikut:

Lanjutkan Membaca ↓