KJRI: 2 WNI Positif Corona COVID-19 di New York, Tidak Ada yang Meninggal

Oleh Natasha Khairunisa Amani pada 02 Apr 2020, 11:28 WIB
Diperbarui 02 Apr 2020, 11:28 WIB
Melihat Suasana Malam Kota New York di Tengah Penyebaran COVID-19

Liputan6.com, New York- Konsulat Jenderal Republik Indonesia di New York melalui rilis mereka pada 1 April 2020, memberikan klarifikasi mengenai informasi meninggalnya warga/diaspora Indonesia di New York yang sempat tersebar luas di antara masyarakat. 

KJRI New York mengatakan, bahwa kabar mengenai meninggalnya Bren Rustam beserta keluarganya, dan Hartono Wijaya karena Virus Corona COVID-19 bukan berasal dari keterangan mereka, demikian dikutip dari rilis yang dibagikan oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia di New York yang Liputan6.com muat Kamis (2/4/2020). 

Selain itu, KJRI New York juga menyampaikan akan terus memantau kondisi kesehatan Veronica Tjahjadi (Istri dari almarhum Bren Rustam) beserta bayinya melalui pihak keluarga. 

Setelah menjalani proses melahirkan secara caesar, Veronica Tjahjadi dilaporkan sedang mendapatkan perawatan medis di salah satu rumah sakit di New York.

KJRI New York menyampaikan bahwa mereka belum menerima laporan adanya WNI di wilayah cakupan mereka yang meninggal dunia karena Virus Corona COVID-19. Sedangkan almarhum Hartoyo Wijaya dan Almarhum Bapak Bren Bustam, mereka adalah diaspora Indonesia yang berkewarganegaraan Amerika Serikat. 

Pihak KJRI New York mengatakan bahwa mereka memiliki wilayah kerja di 15 negara bagian di Pesisir Timur Amerika Serikat. Dengan jumlah WNI sekitar 32.000, belum termasuk diaspora Indonesia yang berkewarganegaraan Amerika.

Berdasarkan laporan yang diterima KJRI New York, sejauh ini ada 2 WNI yang dinyatakan positif Virus Corona COVID-19. Kendati demikian, jumlah tersebut belum termasuk orang Indonesia lain yang belum melaporkan kondisi mereka. 

 

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Imbauan KJRI New York

Melihat Suasana Malam Kota New York di Tengah Penyebaran COVID-19
Pejalan kaki melewati gerobak makanan di New York, Senin (16/3/2020). Tiga wilayah juga akan membatasi kapasitas kerumunan untuk pertemuan sosial dan rekreasi hingga 50 orang. (AP Photo/Yuki Iwamura)

Melalui rilisnya, KJRI New York menghimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, serta menghargai privasi dari orang-orang yang ada dalam informasi tersebut. 

Selain itu, pihak KJRI New York juga mengingatkan WNI untuk mengikuti arahan otoritas setempat, menghindari kerumuman dan mempraktekkan Physical Distancing.

Masyarakat Indonesia di wilayah tersebut juga diimbau oleh KJRI New York untuk selalu menjalani pola hidup yang sehat di tengah pandemi Virus Corona COVID-19.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓