KTT G20 Utamakan Selamatkan Nyawa Manusia dari Corona COVID-19

Oleh Tommy Kurnia pada 27 Mar 2020, 20:16 WIB
Diperbarui 27 Mar 2020, 20:16 WIB
Presiden Jokowi saat menghadiri KTT Luar Biasa G20 secara virtual di Istana Bogor, Jawa Barat. (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Liputan6.com, Jakarta - KTT G20 mengeluarkan pernyataan bersama usai pertemuan virtual pada Kamis 26 Maret. Para pemimpin negara yang tergabung dalam KTT G20 berjanji mengutamakan perlindungan nyawa manusia dalam perang melawan Virus Corona COVID-19.

Presiden Joko Widodo turut hadir di pertemuan virtual itu ditemani Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Pertemuan dipimpin Raja Salman dari Arab Saudi.

Dikutip dari laman resmi G20, Jumat (27/3/2020), enam hal utama yang menjadi komitmen pemimpin, yakni:

- Melindungi nyawa

- Melindungi pekerjaan dan pemasukan masyarakat

- Mengembalikan kepercayaan, menjaga stabilitas finansial, membangkitkan pertumbuhan, dan pulih dengan lebih kuat 

- Meminimalisir disrupsi rantai perdagangan dan suplai global

- Menyediakan bantuan ke semua negara yang membutuhkan

- Berkoordinasi pada tindakan kesehatan masyarakat dan finansial.

KTT G20 menyatakan pandemi Virus Corona adalah pengingat bahwa dunia saling terikat. Maka dibutuhkan tindakan transparan, solid, koordinasi, dan ilmiah untuk merespons Corona dengan solid.

"Kami berkomitmen untuk mengambil semua tindakan kesehatan yang diperlukan dan berusaha memastikan adanya pendanaan yang mumpuni untuk meredam pandemi ini dan melindungi masyarakat, terutama mereka yang kondisinya rentan."

Dalam pertemuan terkait Virus Corona COVID-19 ini, turut bergabung perwakilan dari WHO, IMF, Bank Dunia, dan PBB. Kehadiran IMF dan Bank Dunia terkait dukungan finansial dan koordinasi bank sentral seluruh dunia.

2 dari 3 halaman

Khawatir pada Negara Afrika

Presiden Jokowi di KTT G20
Presiden Jokowi menghadiri rangkaian acara KTT G20 soal pemberdayaan perempuan dan nampak akrab berbincang dengan putri Donald Trump, Ivanka Trump. (Foto: Dok Setkab)

G20 juga khawatir pada risiko yang dihadapi negara-negara Afrika dan kepulauan yang sistem kesehatan dan ekonominya belum tentu kuat melawan Virus Corona. Nasib pengungsi juga disorot.

Langkah Jepang untuk menunda Olimpiade Musim Panas dan Paralympic turut dipuji oleh G20.

Pada penutup peryataannya, G20 optimistis komunitas internasional bisa bekerja sama dengan baik untuk melawan Virus Corona.

"Kami percaya bahwa dengan bekerja sama dengan erat kami bisa mengatasi ini. Kami akan melindungi nyawa manusia, mengembalikan stabiitas ekonomi global, dan menyiapkan fondasi solid untuk pertumbuhan yang kuat, berkelanjutan, seimbang, dan inklusif," tulis G20.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓